Simak 5 Tips Perawatan Praktis Motuba Supaya Tetap Awet Muda

0
Foto: Freepik
- Advertisement -

NMAA News –Mobil tua masih menawarkan sensasi nostalgia di masa keemasannya. Tak heran, jika 3 di antara 10 keluarga biasanya punya satu mobil tua di garasi mereka. Alasannya beragam, dari warisan, hobi, atau sekadar menyukai tampilan klasiknya.

Namun merawat mobil tua berusia belasan hingga puluhan tahun bukanlah tanpa resiko. Karena sejumlah kelengkapan, fitur, maupun fungsi tentu berbeda dengan mobil rilis terbaru. Hal seperti ini yang mesti dipahami para pemiliknya.

Berikut ada 5 tips merawat mobil tua dari berbagai sumber yang berguna dalam menjaga kondisi mobil tua peliharaan agar tetap prima:

Cek Kabel, Saklar, dan Karet Secara Berkala

Salah satu komponen yang dikhawatirkan pada mobil tua adalah mengelupasnya kabel. Tentunya ini bisa membahayakan. Semakin bertambahnya usia mobil membuat komponen penunjang, seperti kabel, saklar, dan karet penyangga rentan menjadi berkarat, getas, bahkan rusak. Pastikan kondisi komponen kendaraan tetap prima.

Perhatikan Kaki-Kaki Mobil

Kaki-kaki mobil terdiri dari berbagai komponen penting yang menopang badan sekaligus menjalankan fungsi gerak, yaitu ban mobil, suspensi, tie rod, ball joint, bushing, bearing atau laher.

Rutin mengecek kondisi kaki-kaki mobil saat servis berkala, hingga cek tekanan angin ban mesti dilakukan minimal satu bulan sekali. Kemudian, diikuti proses spooring dan balancing.

Cek Komponen Mesin dan Radiator

Komponen lain di mesin, seperti oli mesin, ring piston, pengapian, aki, hingga sistem pendinginan mesin, juga perlu dicek secara teratur. Karena semuanya berpengaruh pada kinerja dan performa mesin. Begitu pula cek air radiator secara rutin, guna menghindari kendala di sistem pendinginan mesin.

Rawat Interior 

Tak kalah penting, interior menjadi tempat penting yang tidak luput dari perawatan. Periksa kondisi jok, door trim, plafon, setir, dasbor dan sejumlah panel interior. Pastikan selalu rutin merawat interior semisal fogging atau treatment khusus. Karena, ruang interior harus memiliki sanitasi yang baik.

Rajin Ganti Oli dan Filter

Di kalangan pemilik mobil tua, ada anggapan perlu mengganti oli mesin dengan lebih kental dari bawaannya. Hal ini dikarenakan mobil yang sudah digunakan bertahun-tahun memiliki tingkat keausan tinggi di sejumlah komponen mesinnya.

Karena itu, mobil tua kerap menggunakan oli kental. Sebetulnya anggapan ini betul adanya. Mengganti dengan oli lebih kental memang membuat mesin lebih halus, meskipun berpengaruh terhadap tenaga mesin.

Foto: Car and Driver

Idealnya, oli mobil tua minimal diganti setiap 2.500 km. Penggantian oli mesti diikuti dengan pengecekan filter oli. Karena komponen ini berperan penting menyaring ‘sampah’ oli sekaligus mencegah mesin mobil tersumbat kotoran.

Akan tetapi, penggunaan oli tetap harus sesuai spesifikasi mesin mobil tersebut. Misalnya, mobil berumur belasan tahun dianjurkan menggunakan oli lebih kental. Semisal, kandungan SAE 15W. Namun, tidak ada salahnya mengikuti anggapan lain bahwa mesin juga lebih butuh viskositas (kekentalan) lebih encer. Asalkan kondisi komponen mesin masih dalam batas toleransi cukup baik.

Foto: motul.com

Misalnya saat mobil anda menggunakan produk pelumas Motul H-Tech 100 plus dan Motul 300V Chrono. Kandungan bahan dasar sintetis di produk Motul H-Tech 100 Plus mampu membuat mobil memiliki tarikan mesin ringan dan lembut dengan kode SAE 10W-40.

Keunggulan utama Motul H-Tech 100 Plus mampu mengoptimalkan kinerja mesin dan menghasilkan efisiensi bahan bakar lebih hemat. Selain mesin bensin, oli jenis ini juga dapat digunakan di mobil bermesin diesel, mesin turbo, atau dilengkapi catalytic converter.
Produk Motul H-Tech 100 Plus sudah mengantongi standar API SN. Artinya, dibuat menggunakan teknologi Nano Guard yang berguna melindungi bagian tersempit dari mesin.

Foto: motul.com

Sementara itu, supaya perawatan lebih advance, bisa memilih Motul 300V Chrono. Memiliki kandungan Ester Core Technology yang mengeliminasi friksi secara optimal sehingga menjaga konsistensi daya mesin tetap besar. Teknologi Ester Core ini melindungi permukaan gesek silinder dan piston dengan lapisan film tipis. Kendati mesin diajak bekerja keras di putaran tinggi dan cuaca panas.

Pemilihan spesifikasi oli mobil terbaik juga harus diperhatikan pada mobil berusia tua supaya tetap menjaga kinerja mesin lebih optimal dan irit BBM. Setelah tahu tips otomotif tentang merawat mesin mobil tua, sekarang Anda hanya perlu konsisten melakukannya.

- Advertisement -