NMAA News – Infrastruktur jalan tol di Indonesia saat ini bisa menghubungkan kota-kota yang pada awalnya justru memerlukan jalan daerah. Selain memudahkan, juga bisa memangkas estimasi perjalanan hingga 2 hingga 4 jam.
Oleh karena itu, masyarakat luas banyak memilih mobil pribadi sebagai alat transportasi bepergian ke luar kota. Kegiatan bepergian menggunakan mobil atau biasa dikenal road trip seketika menjadi tren. Biasanya mobil berjenis Minibus (MPV) atau crossover dipilih lantaran bisa membawa keluarga, terlebih punya keleluasaan bagasi hingga jarak tinggi ke aspal.
Tapi, jangan sampai muncul resiko selama perjalanan karena tidak memperhatikan kondisi mobil sebelum bepergian. Lantas, apa saja yang mesti diperhatikan sebelum memulai road trip? Simak 5 tips berikut ini:
Periksa Kondisi Oli Mesin
Pastinya, saat berkendara kondisi mesin prima tanpa kendala membuat nyaman. Tapi, pastikan dulu, jika jarak tempuh sudah tinggal 40% dari waktu ganti oli terakhir, lebih segera ganti oli.
Karena, oli baru tentu lebih optimal bekerja di kondisi lalu lintas padat sekalipun. Ketika suhu udara panas, kondisi mesin mobil tetap aman. Ketinggian oli juga harus berada di batas garis maksimal.
Agar bisa mengakomodir sistem pelumasan makin detail dan presisi tersebut, dibutuhkan oli encer namun maksimal melindungi dari gesekan dan meredam panas yang timbul akibat gesekan antar komponen.
Foto: istock
Cek Minyak Rem
Cek juga ketinggian minyak rem sebelum berangkat road trip. Lantaran, kalau sudah tersisa beberapa mili liter, baiknya langsung tambahkan minyak rem sesuai rekomendasi pabrikan atau dengan nilai DOT yang sama.
Secara fungsi, minyak rem mobil bekerja untuk melumasi komponen cakram dan kampas yang merupakan komponen logam yang saling bergesekkan guna menghentikan laju kendaraan.
Karena kedua logam ini sering saling bergesekkan, membuat keduanya mudah kering dan panas, disitulah peran minyak rem untuk melumasinya agar tidak kering dan tahan panas.
Periksa Kondisi Aki
Selanjutnya, jangan lupa perhatikan kondisi aki mobil sebelum berangkat road trip. Khusus pengguna aki basah, cukup periksa kondisi head dan ketinggian airnya. Segera bersihkan kepala aki yang kotor dengan mengguyur cairan penetrant pencegah korosi.
Cara ini berguna untuk menahan aliran listrik dan melancarkan proses starter mesin. Jangan lupa periksa tingkat tegangan atau voltase aki. Sebab, begitu penting menunjang menunjukkan performa dari alternator.
Biasanya, saat menghidupkan mobil dengan semua fitur dinyalakan, maka tegangan yang ditunjukkan voltmeter harus di kisaran 12,8 – 14,2 Volt.
Cek Air Radiator
Usahakan air radiator berada di atas batas maksimal biar lebih aman. Selain itu, pastikan juga selalu menggunakan cairan khusus radiator yang direkomendasikan, ya!
Penambahan air radiator harus dilakukan saat mesin dingin dan jangan sampai ada angin yang menyusup masuk ke sistem pendingin. Karena bisa menyebabkan panas di atas batas maksimal. Begitu pula kondisi radiator, selang, sampai housing, supaya perjalanan tetap aman dan nyaman.
Perhatikan Kondisi Ban
Meski sering dianggap sepele, ketebalan pattern ban sudah menipis di bawah indikatornya dan tanggal produksi ban juga sudah melewati waktu sampai dua tahun, sebaiknya segera diganti.
Sebab, kondisi ban seperti ini amat berbahaya. Belum lagi jika melewati jalanan aspal dengan permukaan kasar. Gesekan aspal dan ban mobil saat melaju di kecepatan tinggi bisa berpotensi membuat ban mobil pecah.