Tren Modifikasi 2022: Upgrade Ruang Interior Makin Megah dan Fungsional

0
Foto: Vertue Concept
- Advertisement -

NMAA News – Modifikasi sektor interior ternyata tidak semudah mengubah atau melapis sejumlah komponen atau panelnya saja. Apalagi dengan suguhan material terbaru di interior saat ini, membuat siapapun yang kerap bermobilitas harian menggunakan mobil ingin memasang segala perintilan interior.

Owner Vertue Concept, Edy mengatakan poin penting saat modifikasi interior. Karena, untuk menghasilkan ruang interior yang nyaman tanpa mengorbankan aspek fungsional, modifikasi yang dilakukan tentunya tidak asal-asalan.

“Ruang interior merupakan tempat kita berlama-lama di mobil. Meski memiliki tampilan eksterior yang menarik dengan konsep tujuan meningkatkan estetika, bagian interior sudah pasti harus dibuat nyaman,” buka Edy.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vertue Concept (@vertueconcept)

Modifikasi dan restorasi di ruang interior yang proper pertama-tama harus memahami tujuannya. Apakah estetik atau fungsional, sedangkan jika keduanya disandingkan tentu perlu memiliki konsep sebagai acuan.

“Tren modifikasi saat ini bisa dibilang cenderung ke period-correct. Kita mengacu gaya modifikasi mobil di awal rilis unit tersebut. Misalnya pemilik motuba sekarang merujuk pada taste restorasi saat mobilnya dirilis 1990an lalu. Hasilnya, tampilan interior segar seperti keluar pabrik, tidak terlalu modern atau berbenturan dengan konsep mobilnya,” jelas Edy.

Memang gaya modifikasi OEM Look saat ini tetap bertahan karena menyuguhkan ubahan minimalis dan menambah kelengkapan ruang kabin. Di sisi lain, Edy mengatakan tren modifikasi terbilang fleksibel.

Foto: YouTube Ridwan Hanif Rahmadi

“Kalau pun OEM Look, mengacu pada brand mobil dalam satu line-up. Sebut saja model MPV Toyota mengadopsi tampilan interior tipe mewah dari Lexus. Begitu pun di brand mobil lain,” terang Edy.

Peningkatan modifikasi tersebut, menghasilkan padu padanan tampilan baru yang cocok diaplikasikan di mobil tersebut. “Ketidaktahuan calon kastemer dan peran seat maker jadi kunci utama menghadirkan penyegaran interior. Sebut saja sekarang diamond cut atau motif jahitan ditaro di mobil jadul jadinya enggak nyambung,” ucap dia.

Foto: YouTube Garasi Drift – Modz Battle Challenge

Sementara itu, modifikasi interior menempuh proses kostumisasi dan pematangan konsep sesuai jenis mobil. Model sport Lamborghini dengan nuansa eksotis tentu tidak nyambung jika dimodifikasi ‘heboh’

“Kita tidak bisa pungkiri desainer interior Lamborghini memperhitungkan estetika
interior lebih hati-hati. Keleluasaaan modifikasi bukan berarti semua dibikin heboh. Coba dibalik konsepnya, mau buat lamborghini rasa LCGC atau sebaliknya,” papar Edy.

Soal material pelapis jok, saat ini masih mengusung konsep half leather. “Dibuat menggunakan kombinasi kulit dan synthetic leather untuk mengakomodir kekurangan dua material tersebut. Kulit asli akan ditempatkan di sejumlah bagian yang sering tersentuh punggung seperti seluruh permukaan depan jok mobil. Sedangkan sintetis akan melapis bagian belakang atau samping,”ujarnya.

Pilihan tersebut juga menghasilkan efisiensi terutama bagi Anda yang ingin meningkatkan kenyamanan di interior mobil. Terutama banderol harganya mulai ditawarkan dengan 30% lebih murah dari harga semi kulit.

Adapun, budget modifikasi interior mengandalkan pelapis kulit sintetis dibanderol bekisar antara Rp 5 juta hingga menyentuh Rp 70 juta untuk penggunaan pelapis Wollsdorf.

- Advertisement -