NMAA News – Toyota 2000GT pertama kali tebar pesona di pameran Tokyo Motorshow 1965 mengusung tampilan grand tourer bergaya klasik yang dibesut oleh desainer Toyota Satoru Nozaki. Kiprahnya kian meroket setelah mendapat racikan dari sang legenda motorsport, Caroll Shelby.
Tiga unit Toyota 2000GT mendapat penyempurnaan untuk menghasilkan angka top speed hingga 250 km/jam. Selain mengembangkan dan menyempurnakan segala aspek dari unit purwarupa, Toyota juga menerjunkan 2000GT dalam event balap Speed Trials yang diadakan di Yatabe High Speed Testing Course pada 1966. Langkah ini tak lain untuk mendemonstrasikan performa dari mobil tersebut.
Kini, salah satu unitnya dengan kode sasis MF10-10001 bakal dilelang oleh perusahaan lelang mobil klasik yang berbasis di California, Gooding & Company. Mobil berjuluk Japan’s First Supercar dengan peningkatan signifikan di sektor performa ini diprediksi dapat terjual menembus angka USD 1 Juta atau setara Rp 14 miliar. Terlebih, sebelumnya 2000GT sempat terjual USD 900.000 atau setara Rp 12,96 miliar pada 2020 lalu seperti diberitakan laman autoblog.
Mobil ini diterjunkan oleh Toyota di kejuaraan balap Sports Car Club of America (SCCA) pada 1968 silam untuk dihadapkan dengan dominasi Triumph TR250 dan Porsche 911. Saat itu, Shelby Americans menurunkan dua model kendaraan untuk berlaga di kelas C dalam kategori mobil produksi pabrikan. Sementara, satu unit lain jadi mobil cadangan.
Racikan performa Shelby dihadirkan supaya tenaga mesin 6 silinder segaris berkapasitas 2.0 liter sanggup menembus 230 HP dari output bawaan sekitar 148 HP. Mendukung penyempurnaan performa, opsi diet bobot ditempuh dengan mencopot beberapa komponen bawaan seperti peredam audio.
Sejumlah modifikasi dihadirkan mulai dari velg magnesium ukuran 15×7 inci dibalut ban profil tinggi, diikuti setelan tinggi suspensi merendah sekitar 2,5 inci dan anti roll bar. Bukan hal mudah rupanya menyetel mesin 6-silinder tersebut.

Sebab, aluminium cylinder head Yamaha dilengkapi sistem katup DOHC, serta tiga buah karburator cukup memberi kesulitan bagi para mekanik Shelby. Karena head Yamaha terbilang sulit dimodifikasi untuk menghasilkan kompresi lebih banyak dan sudah dibenamkan sistem permanen.
Kejuaraan SCCA membawa Shelby Toyota ke pertarungan ke Porsche kelas atas di bawah kontrol dari Tim Balap Vasek Polak. Ketatnya aura persaingan selama balapan, akhirnya mencatatkan kejuaraan bagi Porsche di posisi 1 dan 2, sementara Toyota dibalik kemudi Scooter Patrick dan Dave Jordan masing-masing berada di posisi ke-3 dan ke-4.
Meski demikian, momen ini menandakan raihan positif di musim balap pertama Toyota 2000GT yang hampir mengimbangi Porsche.

