Hasilkan Akselerasi Responsif, Begini Cara Kerja Dual Clutch Transmission

0
Foto: Carbuzz
- Advertisement -

NMAA News – Jangan heran kalau beberapa mobil punya transmisi manual tanpa pedal kopling. Perkembangan teknologi saat ini kian memudahkan dengan efisiensi sejumlah peranti penting di mobil.

Teknologi mobil tersebut dinamai dual clutch transmission (DCT). Prinsipnya, kinerja roda-roda gigi lebih dipermudah dan lebih ringan karena mekanismenya tak lagi memutar gigi dalam posisi diam saat melakukan perpindahan gigi. Sebelum gigi dipindahkan, putaran roda gigi yang dituju berikutnya sudah disesuaikan dengan rotasi mesin.

DCT menggunakan kopling ganda terpisah dengan konsep mengemas dua jenis transmisi dalam satu girboks. Secara teknis kopling pertama terhubung dengan gear 1,3, dan 5 sedangkan kopling kedua terhubung dengan gear 2,4,6. Sehingga saat mobil masuk gigi 1 maka kopling kedua mempersiapkan gigi 2. Ketika mobil sudah di gigi 2 giliran kopling pertama yang mempersiapkan gigi 3 dan seterusnya.

Foto: mathwork.com

Dengan sistem ini maka perpindahan gigi berlangsung relatif cepat serta mampu mengurangi power loss tanpa slip. Apalagi, dual clutch ini mampu memberikan efisiensi dan performa yang lebih baik kendaraan baik yang menggunakan transmisi manual atau konvensional.

Nah, transmisi jenis ini berbasis dari transmisi otomatis serta dilengkapi dengan tombol, tuas atau paddle shift. Khusus untuk memindahkan transmisi secara manual. Paddleshift sendiri berfungsi untuk menaik-turunkan gigi yang terletak dibalik setir kemudi.

Foto: cnet

Walaupun tanpa pedal kopling, rata-rata dengan transmisi DCT bisa memilih opsi memindahkan tuas selektor transmisi P, R, N dan D, hanya dengan menginjak pedal rem saja. Hasilnya, perpindahan antar gigi transmisi semakin singkat dan halus, juga dapat menghemat bahan bakar dan semakin mudah dioperasikan.

Seluruh kelebihan DCT juga hadir dengan sejumlah kekurangan,seperti perintilan komponen yang cukup rumit, bobot lebih berat dan perawatan cukup mahal dengan estimasi pengerjaan relatif lama.

Adapun beberapa mobil yang sudah menggunakan transmisi jenis ini semisal Kia Seltos, VW GTi MK.V, Ford Focus, Audi A3 Sportback hingga supercar seperti Nissan GT-R BMW M series, Porsche 911, hingga Lamborghini dan Ferrari.

- Advertisement -