NMAA News – Stunt driver professional Kenneth Paul Block atau akrab disapa Ken Block kenalkan mobil baru untuk menjajal ajang kompetisi balap pegunungan Pikes Peak International Hill Climb (PPIHC). Kabar ini seketika meluas di berbagai laman media, terutama menunjukan potret sebuah Porsche 911 dengan tampilan serba nyentrik.
Setelah melepas kemitraan dengan Ford, ia terbilang aktif menjelajah mobil dari berbagai pabrikan. Sebut saja kompetisi Reli Olympus dan Reli Klasik Safari Afrika Timur mengandalkan mobil Subaru.
Memulai debut S1 E-tron Quattro Hoonitron, hingga akhirnya mengenalkan ‘Hoonipigasus’ dari basis Porsche SVRSR.
Mobil baru ini dibangun oleh tim balap BBi Autosport khusus menjajal ajang Pikes Pike. Menariknya, tampilan eksterior mobil dibuat eye catching dengan pilihan warna pink sebagai penghormatan terhadap mobil balap Porsche 917/20 ‘Pink Pig’ di 1971 silam. Estetika tampilan mobil dilengkapi livery garapan Designer Artist, Trouble Andrew.
Estetika tampilan mobil dilengkapi livery garapan Designer Artist, Trouble Andrew.
View this post on Instagram
Menampilkan suguhan warna pink di sekujur bodi, berhias aksen warna putih dan hitam, logo sponsor, serta nomor 43. Sementara itu, beberapa penyempurnaan di sektor performa belum terungkap secara utuh.
Kemudian terdapat aero kit berupa lips bumper depan dan wing berukuran besar, empat buah fender, dua buah ventilasi fender depan. Kemudian, terdapat hood scoop, side skirts, dan diffuser belakang.
Supaya anteng saat bermanuver, mobil tersebut mengalami ubahan kaki-kaki lebih ceper untuk menghalau angin ke kolong mobil berkat racikan suspensi baru. Diikuti model velg twinspoke jenis center-lock di keempat roda yang dibalut ban performa tinggi.
Dipastikan, BBi Autosport membekali mesin twin-turbo flat-six berkapasitas 4.0 liter yang dapat menyemburkan tenaga 1.400 HP untuk disalurkan ke semua roda.
Ubahan lain demi mendukung kemampuan terbaik menjajal medan terjal pegunungan diantaranya membangun ulang posisi tempat duduk Ken Block secara ergonomi, membagi pusat gravitasi mobil, dan mereduksi bobot hingga mencapai sekira 2.200 pon.

“The Pikes Peak Hill Climb adalah salah satu alasan besar mengapa saya seorang pembalap reli,” kata Block seperti dikutip Motortrend.
“Daftar pembalap yang telah balapan dan memenangkan pendakian bukit ini termasuk banyak pahlawan saya: Walter Rohrl, Ari Vatanen, Michèle Mouton, Sébastien Loeb dan Rod Millen,”sambungnya.
Ken mengaku antusias mengikuti ajang balap Pikes Pike, baginya ini merupakan sebuah tantangan yang mesti dipecahkan.
“Saya bersemangat untuk menjadi bagian dari balapan ikonik ini dan benar-benar siap untuk tantangan bukit untuk menambahkan nama saya ke mereka yang telah menjadi yang tercepat secara keseluruhan dalam pendakian bukit yang paling menantang secara teknis di planet ini,” ujar Ken Block.
Pikes Peak International Hill Climb atau dikenal sebagai ajang The Race to the Clouds bakal digelar Minggu 26 Juni 2022 mendatang. Kompetisi sengit ini menandakan ajang ke-100 yang digelar. Para pembalap harus menuntaskan trek menanjak dan curam sepanjang 12,42 mil (19,98 Km). Termasuk 156 putaran, ketinggian 4.725 kaki, hingga mencapai garis finish di ketinggian puncak 14.115 kaki.

