Masih Krisis Chip Semi Konduktor, Fitur Apple CarPlay dan Android Auto Hilang di Mobil Baru BMW

0
- Advertisement -

NMAA News – Mobil lansiran terbaru menyuguhkan fitur in car entertainment modern supaya dapat terintegrasi antar muka dengan ponsel pintar. Memudahkan untuk memilih lagu, hingga dapat terkoneksi dengan siaran video langsung.

Di tengah kelangkaan chip semi konduktor saat ini, rupanya berpengaruh terhadap hadirnya dua fitur tersebut. Jenama otomotif asal Jerman BMW mengalaminya.

Berdasarkan pemberitaan terakhir, beberapa kendaraan baru BMW dikabarkan tidak akan dilengkapi perangkat lunak Apple CarPlay dan Android Auto. Bahkan kehadiran wi-fi juga ikut nihil. Dikutip NMAA dari Automotive News, BMW saat ini sedang mengganti pihak pemasok chip.

Oleh karena itu, kehadiran dua perangkat lunak tersebut membuat deretan mobil baru BMW harus mengalami downspec. 

Hal tersebut dikonfirmasi langsung kepada Juru bicara BMW Phil Dilanni. Ia mengatakan chip yang dibangun untuk mobil membutuhkan perangkat lunak yang juga mesti diperbaharui supaya dapat berfungsi optimal dan menawarkan kemampuan Apple CarPlay/Android Auto dan Wi-Fi.
Foto: BMW 
“Daripada menunda produksi atau serah terima mobil hingga pengerjaan pembaruan perangkat lunak selesai, kami telah mengirimkan beberapa mobil kepada pelanggan dengan informasi bahwa Apple/Android dan Wi-Fi akan tersedia melalui pembaruan pada akhir Juni,” kata Phil melalui sebuah pernyataan melalui surel kepada The Verge.
Akan tetapi, pengemudi disebutkan tidak mesti menunggu lama untuk kembali mendapat fitur tersebut. BMW akan mengakalinya dengan pembaruan over-the-air (OTA) untuk kembali menghadirkan fitur tersebut dalam beberapa minggu mendatang.
BMW tidak merinci model dan jumlah mobil yang terpengaruh, namun pihaknya mengatakan kendaraan dengan “6P1” dalam kode produksinya tidak akan menghadirkan Android Auto, Apple CarPlay, atau Wi-Fi.
Hingga saat ini, kabar hilangnya dua fitur di mobil baru BMW di beberapa masih belum dijelaskan. Kemungkinan, pasar kendaraan Amerika Serikat, Inggris, Italia, Spanyol, dan Prancis akan terdampak.
Sebelumnya, BMW juga terkendala dengan pasokan chip. Alhasil, pengiriman sejumlah unitnya tidak dilengkapi layar sentuh dan fitur asisten cadangan. Demi menyiasati masalah ini, pihak BMW memberikan kredit 500 dolar AS kepada pemilik mobil terdampak sebagai imbalannya.
- Advertisement -