Sensasi Mengendarai Kia Carens 1.5L Di Ibu Kota

0
Foto : NMAA
- Advertisement -

NMAA Drive – PT Kreta Indo Artha (KIA) telah meluncurkan MPV Kia Carens pada ajang GIIAS 2022, Agustus lalu. Hari ini, Rabu, 12 Oktober 2022, kami berkesempatan menjajal mobil baru ini, meskipun hanya dalam rute dan waktu yang singkat. Kami mencoba mengendarai Kia Carens ini di sekitar jalanan BSD, Tangerang Selatan.

Dalam pengetesan kali ini kami menggunakan Carens bermesin 1.500 cc N/A. Seperti diketahui, Kia Carens sendiri hadir dalam dua opsi mesin, yakni 1.400 Turbo dan 1.500 Naturally Aspirated.

Mesin Smartstream G1.5 Petrol mampu menyemburkan tenaga maksimal 113 HP di 6.300 rpm dan torsi 144 Nm di 4.500 rpm. Tenaga dan torsi tadi disalurkan ke roda depan dengan transmisi IVT dengan delapan percepatan virtual.

Tenaga tersebut bisa menuntaskan akselerasi dari 0 hingga 100 km per jam dalam waktu 12,1 detik. Sementara mesin Smartstream G1.4 T-GDi mampu menghasilkan tenaga 138 HP di 6.000 rpm dan torsi 242 Nm di 1.500 sampai 3.200 rpm. Akselerasi dari 0 hingga 100 km per jam bisa dituntaskan dalam waktu 9,8 detik.

Foto : NMAA

Secara tampilan eksterior, tidak ada bedanya antara Carens dengan mesin turbo dan 1.500 cc. Jadi perbedaannya cuma bisa dilihat di balik kap mesin dan sedikit fitur yang ada di kabinnya.

Ketika pertama kali jalan, memang karakter dari IVT (Intelegent Variable Transmission) atau umumnya dikenal CVT (Continous Variable Transmission) adalah suara mesin yang meraung karena rpm cukup tinggi.

Namun jangan khawatir, saat kecepatan sudah mulai tinggi, rpm perlahan turun. Pada momen tersebut, bisa dibilang Carens dengan mesin 1.500 rpm lebih halus rasanya untuk dikemudikan pada jalanan dengan kecepatan menengah.

Sayangnya, saat mau meningkatkan kecepatan, memang tidak bisa asal bejek gas, karena responnya cukup lambat dan rpm langsung melonjak. Memang sudah karakter, mesin dengan transmisi IVT lebih cocok dikemudikan dengan halus, sehingga peningkatan kecepatannya bertahap.

Kia Carens 1.500 cc ini juga tetap dilengkapi dengan tiga mode berkendara, yakni Eco, Normal, dan Sport. Ketika dicoba di mode Sport, pada kondisi jalan yang lengang cukup agresif apalagi didukung transmisi dual clutch 7 percepatan.

Bisa dikatakan, Carens dengan mesin 1.500 cc sudah mumpuni untuk digunakan pada rute harian. Respon mesin yang cukup baik, terutama saat tidak dibawa secara agresif.

Keuntungan lain dari Carens 1.500 cc adalah harganya yang lebih murah dari varian mesin dengan turbo. Selain itu, fitur yang disematkan juga lebih kurang sama dan di varian 1.500 cc dilengkapi dengan idling start stop (ISS), sedangkan di model turbo tidak ada.

Soal kenyamanan berkendara

Kia Carens mampu memberikan sensasi berkendara yang nyaman dengan sejumlah fitur kekinian. Kondisi di balik kemudi yang terbilang nyaman, dengan kursi berpendingin.

Ukuran setirnya juga ideal dan sudah mendukung pengaturan tilt dan telescopic, sehingga mampu memberikan posisi berkendara yang pas. Selain itu, mobil ini dilengkapi banyak kompartemen penyimpanan, sehingga memudahkan pengemudi atau penumpang untuk menaruh barang.

Bantingan suspensinya juga cukup empuk saat melintasi jalanan rusak dan melibas polisi tidur. Saat dibawa menikung dengan kecepatan tinggi, terasa mengkhawatirkan karena mobil sedikit limbung.

Fitur Keselamatan

Kia Carens dilengkapi dengan sejumlah fitur keselamatan seperti Electronic Stability Control (ESC), Downhill Brake Control, Hill-start Assist Control (HAC), Anti-lock Braking System (ABS), Brake-force Assist System (BAS), hingga Cruise Control.

Sayangnya, mobil ini belum mendukung fitur Lane Keeping Assist (LKA), Lane Departure Warning System (LDWS) dan Blind Spot Monitoring (BSM) yang ada di sejumlah model lain sekelasnya sebagai fitur standar mobil jaman now.

Foto : NMAA

Saat ditanyakan ke Marketing & Development Division Head PT KIA Ario Soerjo, fitur LKA dan BSM ini memang belum dihadirkan untuk Kia Carens ini. “Dia baru ada Cruise Control biasa saja, lagipula dikelasnya sudah cukup fitur yang disematkan,” ujarnya.

Selain itu, Kia Carens ini juga masih menggunakan rem tangan fisik, belum menggunakan Electronic Parking Brake (EPB). Padahal rata-rata mobil medium MPV di pasaran saat ini sudah menggunakan fitur tersebut.

“Mobil itu ada umurnya, ada product life cycle-nya, kita enggak mau keluarin (fitur) semuanya. Jadi tiap tahun nanti akan ada upgrade, tambahan fitur, pelan-pelan lah,” jelasnya.

Secara kesimpulan, Kia Carens bisa menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang ingin membeli mobil keluarga dengan tampilan mobil SUV. Paling tidak, di pasar medium MPV berhadapan dengan Toyota Kijang Innova dan New Wuling Cortez.

Tenaga yang ditawarkan mesinnya juga lebih bertenaga di kelasnya, terlebih mobil ini punya dua pilihan mesin. 

Meskipun fitur yang dihadirkan tidak selengkap mobil sekelasnya, namun fitur yang tersedia pada Carens ini terbilang cukup untuk bisa dimanfaatkan pengemudinya.

Namun diharapkan ke depannya Kia bisa melengkapi fitur-fitur pada MPV terbarunya ini. 

Soal harga, Kia Carens ini dijual dengan harga Rp 389 juta OTR Jakarta untuk tipe 1.5MPI – Premiere (7 Seats). Sementara untuk tipe 1.4T – Premiere (6 Seats) dilego dengan banderol Rp 449 juta OTR DKI Jakarta. (VLD)

- Advertisement -