Begini Dampak Buruk Sering Ganti Merek Oli Mesin

0
- Advertisement -

NMAA News – Oli mesin adalah bagian dari salah satu komponen fast moving. Anda tidak bisa membiarkannya terus-terusan berada di dalam mesin sementara mobil setiap hari beroperasi.

Maka ganti oli jadi salah satu agenda wajib yang tak boleh terlewat. Lantas adakah efek gonta-ganti oli mesin?

Sebab, saat ganti oli di bengkel kadang kita bisa bingung saat dihadapkan pilihan merk atau tipe oli mesin yang sangat beragam. Lantas sebenarnya bolehkah jika kita sering gonta-ganti merek atau tipe oli mesin?

Sebab sekilas hal tersebut terlihat sepele. Namun jika ditinjau lebih detail, ada sejumlah kandungan kimia yang berbeda-beda pada tiap merek oli mesin.

Kebiasaan gonta-ganti merek oli mesin merupaka cara yang kurang baik. Lantaran, viskositas tiap grade oli berbeda-beda.

Dampak tersebut akan mulai terasa pada kondisi setelah ganti oli. Jadi, kalau sering gonta-ganti dikhawatirkan ada sisa oli sebelumnya yang kurang baik yang menjadi jelaga atau kerak, hal ini berpotensi menyumbat sistem pelumasan. Kami sarankan untuk selalu rutin menggunakan oli full synthetic.

Jika Anda berada dalam kondisi di mana tak ada pilihan oli dengan merek yang sama seperti sebelumnya, maka sebaiknya melakukan engine flush.

Hal ini demi membuang berbagai sisa oli yang jadi kerak sekaligus melarutkan sisa kandungan oli sebelumnya agar tidak bercampur dengan oli merek baru. Proses ini sendiri membutuhkan produk cairan engine flush yang dijual umum.

- Advertisement -