Jangan Abaikan Servis Motor ke-4 di 10 Ribu Kilometer, Ini yang Harus Dicek

0
- Advertisement -

NMAA News – yang kadang terlupakan dari perawatan rutin motor relatif baru yang masih mengantongi Kartu Servis Gratis (KSG), adalah pada saat masuk servis gratis keempat, atau saat usia motor masuk bulan ke-10 dengan 10.000 km.

”Konsumen kadang melupakan manfaat KSG 4 ini dan mengabaikan perlunya servis berkala pada kilometer tersebut. Padahal, pada km 10.000 ada banyak komponen kendaraan butuh pemeriksaan agar kendaraan nyaman dikendarai,” papar Tri Cahyo Pramono, Koordinator Area Service Department Yamaha DDS 3 (Jawa Tengah – Yogyakarta).

Pada km 10.000 ini, beberapa bagian yang perlu mendapat pemeriksaan yakni:

-Saluran bahan bakar, fuel injection, sistem pembuangan dan diagnostic tool. Selain itu dari sisi pengapian perlunya pengecekan voltase battery (jika dirasa kurang, perlu dilakukan pengisian/charging), pengecekan rem depan dan belakang, apabila sudah mencapai batas pemakaian maka perlu diganti. Lalu juga pengecekan selang rem, roda, ban dan bearing roda serta swingarm.

-Bagian lain yang perlu pengecekan adalah bearing kemudi, sambungan rangka dan tuas rem depan dan belakang. Pada bagian standar samping juga perlu pengecekan, hal ini tidak terlepas dari faktor kebiasaan konsumen yang senantiasa duduk di atas sepeda motor pada posisi miring dengan mengandalkan kekuatan standar samping.

-Yang tidak kalah pentingnya adalah pemeriksaan front fork atau shock depan dan shock belakang. Selain karena kondisi jalan yang tidak semuanya mulus, lagi-lagi kebiasaan konsumen yang terkadang seringkali melakukan berbagai manuver misalnya mengerem mendadak dengan mengandalkan rem depan dan pengemudi menukik ke bagian depan, ini jelas memberikan beban yang berlebih kepada kerja shock depan. Demikian pula misalnya konsumen yang mengendarai sepeda motor bertiga, jelas beban shock belakang akan semakin berat.

-Hal lain yang perlu dilakukan pemeriksaan adalah fungsi V-Belt apakah mengalami kerusakan atau keausan. Apabila rusak atau sudah aus, disarankan agar diganti. Sedangkan untuk pemeriksaan kelistrikan antara lain saklar, sinyal dan lampu-lampu. Sementara bagian sepeda motor lain yang perlu dibersihkan antara lain busi dan setel celah busi, selang saringan udara, element saringan udara dan rumah V-Belt, tentu akan disarankan apabila kondisi aus. Dan agar tidak terdengar bunyi-bunyi aneh di motor, maka perlunya dilumasi komponen-komponen yang bergerak. Sementara oli mesin dipastikan harus diganti.

Selain hal di atas, melakukan perawatan rutin setiap kelipatan 3000 km atau 3 bulan adalah salah satu syarat supaya garansi tetap berlaku. ”Apabila konsumen senantiasa mengikuti arahan atau petunjuk buku service yang diberikan saat penyerahan motor, akan mendukung kondisi motor nyaman dikendarai,” pungkas Tri Cahyo Pramono.

- Advertisement -