NMAA News – Banyak yang menyebut kalau dunia otomotif mengalami transisi menarik pada 1960. Bukan soal siapa pabrikan pencetus teknologi terbaru di mobil. Tapi saat itu, menandai prospek baru di pasar otomotif, yaitu kecepatan.
Terutama di penghujung 1960-an beberapa pabrikan Eropa dan Amerika mulai memproduksi mobil performa untuk terjun di kejuaraan balap. Meski sempat diremehkan, akhirnya pabrikan otomotif Jepang mulai menyusun strategi dan membuat gempar!
Misalnya kehadiran Nissan Skyline 2000GT berbasis platform S50 di ajang Japanese Grand Prix 1964. Tidak sedikit publik menyebut jika kehadiran mobil ini merupakan sebuah underrated car, suara-suara minor tersebut akhirnya dibungkam ketika Skyline 2000GT mempercundangi Porsche 904 GTS.

Kemunculan Skyline 2000GT sekaligus dipercaya meyumbang inspirasi bagi silsilah GT-R yang terus berkembang seiring zaman.
Sayangnya, generasi terakhir GT-R (R35) sebagai generasi paling bontot saat ini justru ditarik dari beberapa negara Eropa atau di Australia karena sejumlah alasan tertentu.
Hari ini, Kamis (12/1/2023) sejumlah media seolah menyambut kehadiran model baru dari generasi GT-R. Kabar ini dicetuskan langsung oleh pabrikan Nissan melalui kanal YouTube Nissan.
Sebuah video premier muncul dengan judul Nissan GT-R 2024! Dan akan memulai debut pada (13/1/2023) pukul 10.00 waktu Jepang.
Kanal YouTube tersebut memberi isyarat kehadiran penerus legenda GT-R di panggung utama Nissan dalam hari pertama pameran Tokyo Auto Salon 2023. Disebutkan, pelataran booth Nissan nanti akan menghadirkan presentasi langsung oleh COO Nissan Ashwani Gupta dan chief vehicle engineer, Takashi Kawaguchi.
Dalam seremonial tersebut, keduanya akan mengenalkan model baru GT-R secara langsung melalui kanal YouTube Nissan. Seremonial ini juga turut mengajak kepala insinyur powertrain Naoki Nakata, dan duta merek Hiroshi Tamura.
Persiapan ini seketika membuka banyak spekulasi dari publik. Terlebih lagi, bukan rahasia kalau Nissan tengah mengembangkan GT-R versi listrik meskipun kehadirannya nanti bakal menuai pro dan kontra. Di sisi lain, publik merasa jenuh dengan perombakan minim dari GT-R generasi terakhir.

Sebagai informasi, perombakan masif di GT-R terjadi pada model 2017. Saat itu, GT-R menerima penyegaran mulai dengan bumper baru, tampilan interior serba nyaman, sampai peningkatan output dari mesin VR38DETT V6.
Di versi GT-R (R35) terakhir, mesin V6 tersebut dapat merilis tenaga 565 HP dan torsi 633 Nm. Sebelumnya Nissa rupanya membutuhkan interval waktu cukup panjang saat mengungkap konsep GT-R 2001 sampai akhirnya diproduksi.
Bagaimana jadinya nanti? Tunggu penayangan langsung GT-R 2024 di kanal YouTube Nissan

