Kenali 3 Jenis Tapak Ban Sesuai Karakter dan Peruntukan

0
- Advertisement -

NMAA News – Ban kendaraan bawaan pabrik memiliki spesifikasi yang sudah ditentukan sesuai kebutuhannya. Dari mulai umur pakai, kenyamanan, tingkat kebisingan, dan performa. Sehingga kadang ada saja pemilik mobil yang kurang puas dengan kemampuan ban standar dibarengi penggantian velg aftermarket.

Pemilik mobil biasanya mengganti tapak ban dengan permukaan lebih lebar agar mendapatkan daya cengkram yang lebih baik atau menaikkan profil dinding ban untuk mengejar kenyamanan. Namun ada pertanyaan yang kerap timbul saat mengganti ban, yaitu tipe tapak. Lantas seperti apa ban yang sesuai?

Umumnya ada 3 tipe tapak ban yang ditawarkan penjualnya, yaitu directional, uni directional, dan asimetris. Setiap tipe memiliki keunggulan. Ban uni directional adalah yang bisa dipakai bolak-balik. Maksudnya, ban ini tidak bermasalah ketika arah pasangnya terbalik. Hampir tidak ada efek samping yang ditimbulkan bila arah pemasangannya terbalik.

Sedangkan asimetris, tapak ban seperti ini  bertujuan agar daya cengkram ban selalu bisa maksimal saat jalanan basah atau kering. Oleh karena itu ban asimetris biasanya tidak melulu memilik garis lurus di sepanjang ban. Desain tapak asimetris dirancang untuk mereduksi suara dengung ban dan tidak berisik.

Sementara tipe tapak ban directional mempunyai desain tapak berbentuk arah panah (atau huruf V). Pada dinding ban biasanya tertera tulisan rotation yang diikuti tanda panah arah putaran ban. Pola kembangan bannya biasanya memiliki jarak dan bentuk yang sama. Untuk ban jenis ini diharamkan terpasang terbalik. Karena bila terpasang terbalik, muncul suara bising yang mengganggu.

- Advertisement -