Honda Pinjamkan N-VAN EV Prototype ke Pertamina untuk Riset Mobil Listrik Perniagaan

0
- Advertisement -

NMAA News – PT Honda Prospect Motor (HPM) umumkan kerjasama dengan Pertamina Patra Niaga dan Pertamina New Renewable Energy untuk menjalankan riset penggunaan mobil listrik dalam kegiatan niaga di perkotaan.

Honda akan menyediakan 1 unit Honda N-VAN EV Prototype, sebuah prototipe mobil listrik terbaru Honda, untuk mendukung mobilitas pengantaran barang dari gudang ke unit-unit Bright Store, (unit usaha retail milik PT Pertamina Retail, anak usaha Pertamina Patra Niaga) di area Jakarta dan sekitarnya.

Peresmian kerjasama ini ditandai penandatanganan Joint Study Agreement yang dilakukan Kotaro Shimizu selaku President Director PT Honda Prospect Motor dan Dannif Danusaputro selaku Direktur Utama Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), serta Riva Siahaan selaku Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, di ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Senin (14/8/2023).

Acara penandatanganan kerjasama ini juga turut dihadiri oleh:

  • Benawati Abas selaku Senior Vice President PT Honda Prospect Motor
  • Fadli Rahman selaku Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis Sub Holding Pertamina New Renewable Energy
  • Aditya Dewobroto selaku Vice President Strategy & Portfolio Pertamina New Renewable Energy
  • Harsono Budi Santoso selaku Direktur Perencanaan & Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga
  • Sigit Setiawan Hari selaku Vice President Business Development & Partnerships Pertamina Patra Niaga
  • Iin Febrian selaku Direktur Utama PT Pertamina Retail
  • Fedy Alberto selaku Direktur Komersial & Operasi PT Pertamina Retail

Tujuan utama kerjasama ini untuk mengumpulkan data dan pengalaman terkait penggunaan mobil listrik, terutama kegiatan komersil. Berbagai aspek akan diteliti , termasuk reliabilitas baterai, proses pengisian ulang, serta kenyamanan dan kepraktisan mobil Honda N-VAN EV Prototype saat pengantaran barang di area perkotaan.

Kerjasama  riset ini akan berlangsung selama 3 bulan, di mana Honda N-VAN EV Prototype akan berjalan selama 6 hari seminggu mengirim logistik dari gudang penyimpanan barang Pertamina Retail ke 14 lokasi Bright Store di area Jakarta dan sekitarnya.

Hasil riset ini diharapkan memberikan pemahaman lebih mendalam tentang potensi mobil listrik sebagai solusi ramah lingkungan dan efisien untuk kegiatan logistik dan distribusi.

Kotaro Shimizu selaku President Director PT HPM mengatakan, studi dengan Honda N-VAN EV Prototype bertujuan memahami kebutuhan konsumen dan infrastruktur di Indonesia, sebagai bagian persiapan implementasi visi elektrifikasi Honda di Indonesia.

Sebelumnya, Honda juga sudah mulai melakukan studi mengenai penggunaan mobil listrik untuk konsumen di Indonesia dengan menggunakan mobil Honda e, dan studi ini akan melengkapi pembelajaran pihak Honda khususnya untuk penggunaan kegiatan komersial.

“Kami mengapresiasi dukungan dari Pertamina sebagai salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia yang memiliki visi sejalan dengan Honda untuk menciptakan teknologi yang ramah lingkungan di masa mendatang,” jelas Shimizu.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan, mengatakan kolaborasi ini merupakan langkah Pertamina Patra Niaga melalui anak usahanya Pertamina Retail yang mengoperasikan Bright Store.

Hal ini dalam upaya mendorong transisi energi di lini bisnis Non-Fuel Retail. Sekaligus mendorong utilisasi SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang saat ini tersedia di sejumlah SPBU Green Energi Station di wilayah Jakarta.

“Harapannya, melalui penggunaan electric 4-wheeler jenis mobil angkut barang, dapat menciptakan efisiensi sekaligus berkontribusi pada pengurangan emisi dalam operasional bisnis Non-Fuel Retail kami. Serta mendorong pelaku industri lainnya dalam mengutilisasi SPKLU atau charging station di SPBU Green Energy Station Pertamina,” ujar Riva.

Dannif Danusaputro selaku Direktur Utama Pertamina NRE menambahkan, bagi Pertamina NRE kerjasama ini akan menjadi milestone strategis karena Pertamina NRE juga memiliki fokus pada pengembangan ekosistem baterai dan kendaraan listrik dalam portofolio bisnisnya.

“Kami sambut baik kolaborasi positif Pertamina dan Honda. Saat ini, Pertamina NRE berpartisipasi dalam ekosistem baterai dan kendaraan listrik melalui Indonesia Battery Corporation. Kami percaya kolaborasi berbagai pihak mempercepat terbangunnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” imbuh Dannif.

Honda N-VAN EV Prototype yang digunakan riset ini merupakan pengembangan model Honda N-VAN, salah satu model kendaraan komersial yang sukses dari Honda. Pertama kali diperkenalkan di pasar Jepang pada 2018, N-VAN bukan hanya untuk penggunaan pribadi, tetapi memenuhi kebutuhan mobilitas dalam kegiatan bisnis dan niaga, terutama hal pengantaran barang.

Dengan desain kompak dan lincah, Honda N-VAN menjadi pilihan populer kalangan pengusaha dan pelaku bisnis yang butuh kendaraan ringkas dengan kapasitas muatan optimal.

Ruang bagasi Honda N-VAN mudah digunakan karena Honda meniadakan pilar tengah di sisi penumpang yang memungkinkan bukaan lebih besar di sisi penumpang depan kendaraan.

Sebagai bagian komitmen terhadap lingkungan, Honda telah menetapkan visi mewujudkan netralitas karbon untuk semua produk dan aktivitas perusahaan pada 2050.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Honda berencana memperkenalkan hingga 30 mobil berbasis listrik secara global pada tahun 2030, dengan volume produksi mencapai 2 juta unit setiap tahunnya.

Unit Honda N-VAN EV Prototype yang akan digunakan kolaborasi Honda dan Pertamina dapat dilihat pengunjung selama ajang pameran GIIAS 2023 mulai 14 – 20 Agustus 2023, di zona Honda e:Techology.

- Advertisement -