Toyota Mark II Anteng Sembunyikan Mesin Monster, Letupkan Tenaga Bengis 1.000 HP

0
Foto: Web Option
- Advertisement -

NMAA Proper Modz – Siapa tidak heran melihat paras Toyota Mark II berpenampilan standar tapi bisa diajak ‘menggila’ di atas aspal.

Sebagai jajaran mobil sedan pabrikan asal Jepang, Toyota Mark II berbeda dengan line up mobil sport Toyota lainnya. Ia justru hadir membawa karakter ‘mobil mapan’ bersama Toyota Chaser dan Cresta dengan target pasar berbeda.

Menurut kacamata para drifter, Toyota Mark II mengandung komposisi sempurna sebagai mobil drift bermodalkan keluarga mesin JZ, kapasitas mesin besar, dan sistem penggerak roda belakang (RWD).

Walaupun tidak setangguh Chaser yang lebih populer di kancah drift, Toyota Mark II kerap kali menjadi pilihan alternatif sama seperti segmen pasarnya yang hadir sebagai pengisi celah antara nuansa sporty Chaser dan karakter mewah Cresta.

Bengkel modifikasi Vortex yang bermarkas di Prefektur Iwate, Kitakami City, Jepang menyerap banyak keunggulan dari Chaser dan Cresta untuk dijejalkan ke tubuh Mark II.

Proyek modifikasi kali ini ditujukkan sebagai unit tercepat di lintasan drag berbekal sejumlah ubahan signifikan. Yup, bukan sekedar mobil drift, Toyota Mark II dibuat menerobos batas kemampuannya.

Foto: Web Option

Kejutan utama dari build kali ini muncul di balik kap mesin. Jantung pacu bawaan Mark II digantikan menggunakan mesin 2JZ-GTE racikan tuner performa HKS berkapasitas 3.400 cc. 

Agar bisa melontarkan tenaga lebih buas, mesin bawaan Toyota Chaser ini menerima tuning ulang di bagian bore dan stroke menjadi 87×94 mm.

Foto: Web Option

Dari pengujian terakhir, tenaga potensialnya sanggup meraih 1000 hp dengan dukungan turbocharger Trust T88-38GK dan manifold buang Toyota Supra MkIV.

Part turbocharger ini memerlukan adaptor khusus untuk menjadi dudukan baru wastegate agar terpasang presisi. Selain mempebesar diameter pipa intercooler dan mengirim udara ke throttle Naprec 100.

Tuning performa tinggi ini mengatur penyaluran bahan bakar lebih merata ke tiap silinder, didukung hadirnya injektor 1.000 cc, surge tank, dan delivery pipe.

Sedangkan sistem pendingin mengandalkan intercooler baru, radiator 3 ply dan oil cooler aftermarket.

Uniknya, Toyota Mark II racikan Vortex masih membiarkan hadirnya AC di ruang kabin yang telah diimbangi dengan hadirnya HPI radiator rescue sebagai kondensor AC. Laikya mobil hard-tuned yang ingin mempertahankan kenyamanan di ruang kabin.

Foto: Web Option

Penyimpanan bahan bakar tersedia di bagasi belakang, mencakup surge tank, fuel pump dan fuel filter untuk memastikan pasokan bahan bakar lebih stabil. Sehingga bisa mengatasi kecenderungan air fuel antara terlalu rich atau lean. 

Tenaga buas mencapai 1.000 hp  diolah langsung oleh pengemudi melalui transmisi sekuensial 6 percepatan OS Giknen dari mesin RB26 yang diteruskan kopel, gardan, LSD, hingga sistem penggerak roda belakang.

Usai semua part performa terpasang, seluruh pengaturan mesin seperti timing pengapian, pasokan bahan bakar dan pengontrol lain dituntaskan oleh ECU piggy back F-Con VPro. Komponen ini bertugas menyediakan tenaga dalam berbagai rentang putaran mesin (RPM).

Foto: Web Option

Malang bagi para musuhnya di trek lurus. Racikan bengis di sektor mekanis berkamuflase dengan tampilan eksterior minimalis. Seluruh bagian bodi tertutup warna cat putih dengan kelengkapan aero kit Vertex Ridge, over fender, dan spoiler besar di belakang.

Foto: Web Option

Bagian kaki-kaki sporty diwujudkan dari velg 17 inci WedsSport TC105X berbalut ban khusus drag Hoosier (275/40R17). Dibaliknya sudah dikawal peranti rem copotan Toyota Supra MkIV.

Foto: Web Option
- Advertisement -