
NMAA News – Putaran ketiga Jakarta Storm (JS) Speed – Drag Race VW Series yang juga merupakan babak akhir seluruh rangkaian balap trek lurus yang digelar JS Speed, akhirnya tuntas di tengah maraknya Indonesia Auto Speed Festival (IASF) yang berlangsung di area Sirkuit Sentul, Jumat-Minggu (1-3/9/2023).
Sebelumnya, JS Speed – Drag Race VW (JS-DRVW) Series telah berlangsung di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dan Sirkuit Wonosari Yogyakarta. Pada pelaksanaan seri ketiga kali ini, JS-DRVW Series masuk di agenda utama event “Indonesia Auto Speed Festival” (IASF) yang baru pertama kali digelar JS Speed di Kompleks Sirkuit Sentul.
Pada penyelenggaraan JS-DRVW yang berada dalam salah satu menu acara andalan IASF 2023, JS Speed juga mengajak Gaspoll Racing Team, Volkswagen Van Club (VVC) dan Volkswagen Beetle Club (VBC) untuk membentuk kepanitiaan bersama.
Dalam JS-DRVW seri ketiga ini, Volkswagen Van Club (VVC) Racing Team yang berintikan pebalap; Ketua Umum VVC, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Pudji Hartanto Iskandar, M.M., Harvyanto Suharto, Budi Thohir, dan Sahroen, akhirnya kembali menorehkan prestasi.
Menurunkan VW Kombi tahun 1977 Ketum VVC, Pudji Hartanto dengan nomor start 92 di ‘Kombi Doreng’-nya berhasil menempati posisi 5 besar di kelas Kombi standar 2-barrel dengan catatan waktu 12,945 detik.
Selain kelas Kombi, prestasi lain juga dicetak VW Beetle 1302 lansiran 1972 berkelir putih ‘patina look’, milik Pudji Hartanto yang disupiri Sahroen, berhasil menempati posisi 3 di Kelas VW Sedan Standar 1641cc single-carburettor.

“Saya ikut ramaikan acara ini karena selain menyalurkan passion hobi otomotif, juga untuk memotivasi semangat para pebalap muda di DRVW ini dan menyokong aktivitas rutin VVC secara keseluruhan,” ujar Pudji yang juga Komisioner Kompolnas RI ini.
Pudji juga menyampaikan rasa syukur dan bahagianya karena acara rangkaian Drag Race VW Series ini berjalan ramai dan lancar dari seri pertama di Surabaya, kedua di Yogyakarta, hingga seri ketiga di Sentul ini. Termasuk juga untuk kerja keras team Surabaya Racing Project (SRP) yang menyediakan kebutuhan balap drag series kali ini.
“Terima kasih atas kerja keras panitia pelaksana dan para pendukung acara ini sejak awal. Seperti Adi Yuniadi Ndjun dari Jakarta Storm Speed, Tomi Hadi dari Gazpoll, Ketua Panitia Arief Gunawan dari VVC, dan juga teman-teman klub Mercy MB Ina yang turut meramaikan acara ini, serta sponsor serta seluruh peserta yang tak bisa disebut satu persatu,” lanjut Pudji yang pernah menjabat sebagai Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kakorlantas Polri) periode 2012—2014.

Tak lupa, Pudji yang merupakan petinggi Polri dengan prestasi pernah menjabat sebagai Gubernur Akpol (2014—2015), Kapolda Sulsel (2015—2016), serta Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (2016—2017), juga menekankan harapannya, event IASF ini bisa menjadi lebih besar dan ramai lagi untuk penyelenggaraan di tahun berikutnya.
“Harapannya, ajang IASF yang menarik ini bisa lebih baik lagi dan ditingkatkan secara kualitas dan kuantitasnya. Akan lebih bagus lagi nantinya, apabila bisa melibatkan peserta dari luar negeri, khususnya mereka dari negara tetangga. Pasti lebih seru dan kompetitif,” imbuh Pudji yang juga penggemar satwa ayam ras Onagadori ini.
DRVW series sebagai salah satu acara andalan di IASF 2023 merupakan hasil kerja bareng Volkswagen Van Club (VVC) dan Volkswagen Beetle Club (VCB), yang didukung wadah pemerhati sport otomotif Jakarta Storm Speed (JSS). Ketiganya berkolaborasi dengan Surabaya Racing Project (SRP) untuk teknis lomba drag race-nya.

Sebelumnya, menurut Ketua Penyelenggara yang juga Ketua Harian VVC, Arief Gunawan mengatakan, drag race yang dibuat hasil kolaborasi ini merupakan kompetisi yang terbuka untuk perserta umum, tidak eksklusif bagi pemilik VW saja.
“Karena komunitas penyelenggaranya merupakan dominan dari mereka yang berkecimpung di dunia VW klasik, maka kelas VW dan kelas Umum dipisah. Namun tetap dengan peraturan lomba, scrutineering, dan jarak lintasan yang sama, 201 meter,” jelas Arief.
Selain meramaikan IASF 2023, VVC memanfaatkan momentum acara IASF 2023 dengan tetap menggelar giat yang menjadi ciri khasnya, bakti sosial ke masyarakat sekitar lokasi acara. Menurut Ketua Umum VVC, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Pudji Hartanto Iskandar, M.M. kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud berkelanjutan program VVC Berbagi dan Peduli.

“Penyerahan bantuan sosial ini kerap kami lakukan di setiap event atau touring yang kami lakukan. Saya sebagai Ketua Umum VVC mewakili langsung menyerahkan bansos ini ke masyarakat sekitar sebagai wujud komitmen VVC Peduli dan Berbagi yang harus terus dilakukan,” jelas Pudji.
Kali ini, penerima bansos VVC berupa sejumlah uang tunai ini adalah Yayasan Bustanul Muta’allimin yang berlokasi di Jalan Raya Sirkuit Sentul, Desa Sentul RT01/02, Kecamatan Babakan Madang, Bogor. Bansos diserahkan Pudji ke H. Dede Jaudin S.Ag, yang menjabat sebagai Ketua Yayasan.
IASF 2023 sendiri merupakan ajang aktivitas Auto Sport yang dikolaborasikan dengan unsur hiburan dan gaya hidup otomotif. Karena itu tagline kegiatan IASF 2023 ini mengusung “Autosport Entertaiment and Meet Up in One Complex”.
IASF tidak hanya suguhkan adu kencang di lintasan atau sebatas dunia motorsport. Namun diisi juga kegiatan gathering antar komunitas otomotif dan pegiat balap, hiburan musik, kuliner UMKM, bursa aksesori dan onderdil, camper van, speed offroad, hingga tidak kalah menarik, auto contest (vote by guest) mobil berkategori klasik-retro.
