Red Bull RB7 Menjelma Jadi Mobil Drift, Beraksi di Broadway Street New York

0
Foto: the Drive
- Advertisement -

NMAA News – Tim balap Formula 1 Red Bull merilis mobil balap F1 RB7 pada 2011 lalu sebagai evolusi dari model sebelumnya , RB5 dan RB6.

Saat itu, kepala teknis tim Adrian Newey kehadiran mobil balap baru ini menjadi jawaban atas perubahan aturan balap pada 2009.

Lantaran, saat meluncurkan RB5 di 2009 lalu muncul peraturan baru, dimana mobil F1 wajib memiliki double diffuser di bawah wing belakang, sistem KERS (Kinetic Energy Recovery System) dan F-duct.

Maka tak heran, jika RB5 membuka pengembangan menuju RB6 dan RB7 sebagai lini mobil balap selanjutnya. Terlebih lagi, RB7 dirilis bertepatan ketika Red Bull Racing meraih juara dunia F1 musim 2010.

Foto: the Drive

Belum lama ini, aksi berbeda ditunjukkan oleh Red Bull Racing di Broadway Street, New York, Amerika Serikat (AS). Bukan sedang balapan, tetapi Red Bull RB7 menjadi magnet masyarakat dengan menampilkan aksi drift.

Meski dirancang khusus di trek balap F1, bukan berarti Red Bull RB7 tidak bisa menampilkan aksi menantang, bukan? Terlebih lagi, penyetelan mesin F1 tentu berbeda dengan mobil biasa.

Tim Red Bull Heritage menerjunkan pebalap F1 Australia Daniel Ricciardo untuk menunjukkan kemampuannya melakukan aksi drift di atas kemudi Red Bull RB7.

Kepada laman the Drive, Manajer Red Bull Heritage Tony Burrows mengatakan, aksi ini menjadi pengembangan jika nantinya eks mobil balap F1 diandalkan di beberapa trek lain seperti acara street run.

Foto: the Drive

Khusus untuk drift, tim Red Bull telah meramu ulang mesin V8 agar mampu mengarahkan hawa panas berlebih. Seperti diketahui, tingginya temperatur mesin di mesin tersebut semakin parah jika digunakan dalam jarak pendek.

Alhasil, modifikasi paling penting kini menyesuaikan sistem pendinginan pada kecepatan mencapai 200 kpj.

Dengan cara, memasang extra fan di bagian dalam untuk membantu kinerja radiator. Kipas pendingin ini dipasang pada sasis dan disambungkan ke kontak agar terus menyala.

Extra fan juga dilengkapi pendinginan khusus  yang menghadirkan sangkar es untuk membantu kipas menyedot oksigen dan meniupkan ke radiator. Cara ini amat membantu supaya hawa mesin tetap terjaga, terutama saat memeragakan aksi drift seperti donut atau sliding.

Foto: the Drive

Ubahan lain menyasar ke sistem rem dan girboks. Disusul penyetelan khusus pada bagian kopling, roda gigi internal, seal dan sektor performa agar bisa lebih realliable.

Saat memeragakan manuver Ricciardo tentunya akan memainkan kopling, mobil dibiarkan pada posisi gigi 1 untuk mencapai 60 kpj. Cara berkendara ini identik dengan para drifter saat mengawali atraksi.

Mengingat penyetelan mobil F1 bukanlah hal mudah yang tinggal plug and play. Tony Burrows menyebut, ke depannya eks mobil balap F1 akan disiapkan untuk pengembangan khusus di luar trek balap untuk keperluan pertunjukan tertentu.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Daniel Ricciardo (@danielricciardo)

Red Bull RB7 yang pernah dikemudikan oleh Sebastian Vettel dan Mark Webber selama musim 2011 memulai tugasnya di Chicago dan kemudian di Nashville.

Mobil balap F1 sendiri diproduksi dengan suku cadang presisi tinggi dalam kondisi yang sangat ketat.

- Advertisement -