NMAA News Flash – BYD Dolphin dan Neta V bersiap hadapi pesaing baru di negara asalnya, China. Perusahaan patungan GM-SAIC mengenalkan hatchback listrik berbasis baterai, Wuling Bingo Plus.
Meski punya tampilan yang terbilang sama dengan versi Binguo EV di Indonesia, Bingo Plus mendapat penyegaran utama dimensi bodi dan peningkatan kapasitas baterai.
Fascia depan Bingo Plus memiliki proporsi lebih blobbier, mencakup intake bumper, lampu depan, dan pilar C terpisah.
Sebagai pengingat, Wuling menempatkan Binguo EV dalam kategori ABC dengan target pasar berbeda. Untuk Binguo EV menyasar segmen hatchback listrik dengan jarak tempuh 333 km sampai 410 km.

Penamaan Bingo di China rupanya masih tetap berasal dari induk nama Bing-go yang memadukan kata bin dengan arti ‘banyak’ dan guo yang bermakna ‘hasil’.
Tetapi pengucapannya mengadopsi kata Bingo dengan arti ekspresi kebahagiaan.
Lantas, apa saja pembeda antara BinguoEV dan Bingo Plus?
Mengutip dari laman carnewschina, Bingo Plus berada di segmen small SUV yang dengan pembeda desain bagian pilar C dan D lebih mengotak.
Kemudian, lampu depan dan belakang mengalami ubahan minor, dan sebagian tampang depan.

Berbeda dengan BinguoEV, dimensi Bingo Plus memiliki panjang 4.090 mm, lebar 1.720 mm, tinggi 1.525 mm, dan wheelbase atau jarak sumbu roda 2.610 mm.
Penyegaran tak kalah menarik hadir di ruang kabin. Sisi eksklusif dari Bingo Plus terlihat dari tampilan dasbor baru, serta layar panel instrumen dan head unit terpisah.
Selain itu, GM-SAIC memberi desain segar pada setir kemudi.

Kenyamanan saat mengendarai Bingo Plus ditunjang dari kapasitas baterai 50,6 kWh yang memberi pasokan daya ke motor listrik untuk hasilkan tenaga 102 HP dan torsi 180 Nm.
Peningkatan baterai juga mempengaruhi jarak tempuh mencapai 510 Km.
Untuk pengisian daya, Bingo Plus sudah mendukung sistem pengisian DC dengan estimasi pengisian singkat dari daya 30 sampai 80 persen hanya menghabiskan sekitar 30 sampai 35 menit.
Di Tiongkok, GM-SAIC memasarkan Bingo Plus tipe Standard Range seharga 89.800 Yuan atau setara Rp 195 jutaan dan varian Long Range seharga 98.800 Yuan atau setara Rp 215 jutaan.

