Hypercar Hidrogen Alpenglow HY4, Kejar Target Ikuti 24H Le Mans Juni Mendatang

0
Foto: Alpine
- Advertisement -

NMAA News Flash – Tidak semua pabrikan mobil sepakat jika elektrifikasi menjadi solusi mengurangi tingginya polusi dari mesin bakar.

Bahkan, menjawab pembatasan ketatnya regulasi emisi di Eropa. Imbasnya, mobil bermesin bakar (ICE) semakin terpuruk.

Setidaknya, ada dua strategi mempertahan usia mesin bakar lebih lama.

Foto: Alpine

Pabrikan Italia, Porsche dan Lamborghini percaya bahwa penggunaan bahan bakar sintetis bisa menurunkan tingkat polusi kendaraan.

Sedangkan pabrikan asal Jepang, Toyota mengalihkan mesin bakar fosil menjadi mesin pembakaran hidrogen.

Langkah Toyota inilah yang kemudian diikuti oleh Alpine, merek kendaraan performa dari Renault Group.

Foto: Alpine

Melalui sebuah mobil konsep Alpenglow Hy4, Alpine mulai menjajaki pengembangan mesin hidrogen.

Jantung mekanis tersebut mengusung mesin 4 Silinder turbocharged berkapasitas 2.0 liter dengan kemampuannya hasilkan tenaha 340 HP.

Mesin hidrogen ini diklaim sanggup menembus 7.000 rpm berkat pasokan daya melalui tiga tangki hidrogen dengan kapasitas masing-masing mencapai 4,6 pon hidrogen bertekanan 700 bar.

Foto: Alpine

Tenaga mesin kabarnya diolah melalui transmisi berurutan dan belum menyebut detail lengkapnya.

Lebih lanjut, Alpine tengah mengembangkan ulang kapasitas mesin dan output tenaga.

Konfigurasi mesin juga ikut berubah menjadi V6 yang mengandalkan bahan bakar hidrogen.

Seiring dengan pengembangan unitnya, pabrikan membuka kemungkinan akan memulai debut perdana di ajang balapan.

Setelah itu, mobil ini akan menuju Prancis untuk mengikuti 24 Hours of Le Mans yang dijadwalkan pada tanggal 14-15 Juni mendatang.

- Advertisement -