NMAA News – Sejak 1994, game Need for Speed (NFS) telah memikat pemain game dengan mobil ikonik, dan BMW M3 GTR dari Need for Speed: Most Wanted (2005) menjadi salah satu simbol utama dari game ini.
M3 GTR dengan livery biru-perak yang khas pertama kali muncul hampir dua dekade lalu, bahkan muncul kembali di seri NFS lainnya seperti Carbon, No Limits, dan Heat.
Dalam game tersebut, M3 GTR menjadi bagian utama dari cerita. Awalnya, mobil ini adalah kendaraan milik pemain, tetapi kemudian diambil secara licik oleh karakter antagonis Clarence “Razor” Callahan. Alur cerita game ini mengajak pemain untuk merebut kembali mobil tersebut, dengan mengalahkan sejumlah karakter “Blacklist”.
Sebagai bagian dari perayaan 30 tahun Need for Speed, BMW akhirnya memperkenalkan versi asli dari M3 GTR yang menggunakan basis mobil balap yang digunakan oleh Jörg Müller dan J.J. Lehto pada 2001.

Mobil ini sukses memenangkan ALMS GT Series dengan Müller meraih gelar juara pembalap dan BMW Motorsport menempati tim posisi pertama. Setelah itu, M3 GTR melanjutkan balapannya di Eropa hingga 2005.
Proyek ini terwujud berkat dukungan dari BMW dan BMW Group Classic, yang menerima tantangan untuk mengubah tampilan mobil ikonik ini menjadi livery Need for Speed.

Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-30 Need for Speed, juga diluncurkan Unbound: Volume 9 – Lockdown, yang terinspirasi dari Most Wanted dan menampilkan M3 GTR 2005 yang telah dikustomisasi.

M3 GTR yang telah dipamerkan di BMW Welt, Munich, Jerman, memberikan penggemar kesempatan langka untuk merasakan nostalgia Most Wanted dalam kehidupan nyata.
Apakah di Indonesia, ada yang terinspirasi bikin modifikasi bertema sama?


