Simak Kiat Merawat Mobil Selama Pemberlakuan PPKM Darurat

0
Foto: admiral.com
- Advertisement -

NMAA News – Dalam situasi Pandemi Covid-19 sekarang ini, seluruh masyarakat diimbau mentaati aturan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021. Karena itu, meski #dirumahaja perawatan mobil haruslah diperhatikan. Apalagi jika terparkir cukup lama di garasi justru akan berdampak terhadap sejumlah komponen vital pada mobil.

Tapi, bagi sejumlah car enthusiast yang masih melaksanakan mobilitas harian dengan mobil, diusahakan untuk menjaga kondisi mobil agar tetap prima. Juga menjaga kesehatan fisik selama berkendara. Tapi, jika #dirumahaja beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merawat mobil secara mandiri tanpa harus ke bengkel bisa diterapkan:

Cuci Mobil

Foto: depositphotos

Mulai dari cuci bersih seluruh permukaan bodi termasuk bagian roda dan kolong mobil. Bila debu atau kotoran dibiarkan terlalu lama menempel di bodi mobil, kotoran-kotoran tersebut bisa mengeras dan mengakibatkan cat body menjadi kusam.

Rawat Ruang Interior

Bagian interior mobil juga patut diperhatikan tingkat kebersihannya. Gunakan lap atau penyedot debu untuk mengangkat kotoran yang ada dipermukaan dashboard, doortrim, maupun plafon mobil. Pastikan mencuci bersih bagian karpet mobil yang kerap menjadi tempat kotoran menempel. Buang semua sisa-sisa bungkus makanan yang mungkin masih tertinggal di dalam mobil. Bila bagian interior dibiarkan terlalu lama dipenuhi kotoran maka akan meninggalkan bau tak sedap.

Cek Mesin Mobil

Foto: ridetime

Selama tak terpakai, biasanya  aki bisa ngedrop karena mesin tidak menyala dan alternator tidak mengecas baterai. Untuk itu, pemilik mobil tetap disarankan menyalakan mesin setidaknya 10 menit setiap hari agar alternator bisa mengisi ulang aki mobil. Waktunya bisa lebih atau kurang tergantung kondisi. Saat memanaskan mesin mobil, hindari menyalakan AC atau sistem hiburan untuk meminimalkan penarikan daya dari aki yang dapat mengurangi efektifitas proses pengisian baterai. Sesekali jalankan mobil untuk pengisian accu yang lebih maksimal.

Biasanya bagian mesin saat jarang digunakan, tarikannya terasa kasar ketika mesin pertama kali dihidupkan. Ketika mesin tidak dihidupkan dalam waktu yang lama maka oli atau pelumasan akan turun ke penampungan sehingga pelumasan bagian atas berkurang.

Foto: automechanic

Mobil yang diparkirkan di garasi, juga akan menyebabkan pengembunan di tangki dan saluran bahan bakar jika mesin tidak dihidupkan dalam waktu lama. Udara yang lembap akan berakibat bahan bakar tercampur dengan air sehingga mengurangi kualitas bahan bakar serta berpotensi menimbulkan karat jika tangki/saluran bahan bakar terbuat dari besi.

Tipsnya, saat memanaskan mobil, cek indicator water separator dan filter bahan bakar pada meter cluster. Rajinlah untuk memeriksa dan mengganti filter bahan bakar secara rutin. Bisa juga tambahkan additive untuk menjaga kualitas bahan bakar.

Periksa Sektor Kaki-kaki

Jika mobil diparkir terlalu lama bagian ban yang menapak langsung dengan lantai akan menjadi rata. Jadi secara keseluruhan bentuk ban tidak bundar secara utuh. Akibatnya, saat mobil berjalan maka akan terasa kurang seimbang. Selain itu tekanan angin ban juga bisa berkurang, yang disebabkan oleh karet penutup yang berubah tekstur atau bisa juga disebabkan adanya bagian yang tidak rata antara ban dan velg.

Juga memeriksa sektor kaki-kaki dengan melakukan perawatan mobil di bagian suspensi, per, shock absorber, as roda, bearing, tie rod, ball joint, hingga gardan. Periksa dengan seksama apakah ada tanda-tanda terjadi benturan pada komponen tersebut atau terdengar suara-suara aneh yang muncul. Jika iya segera ganti komponen tadi sebelum kerusakan menjalar hingga ke bagian suspensi lainnya.

Foto: NMAA TV

Periksa juga komponen cakram rem, biasanya akan mudah berkarat karena kondisi udara yang lembab atau jika terkena hujan karena terparkir di tempat terbuka. Ini akan menyebabkan berkurangnya performa rem dan juga akan menimbulkan bunyi saat dipakai kembali. Jangan lupakan juga periksa bagian penting lainnya seperti kampas rem atau kaliper. Jika kampas rem habis atau menipis, ganti dengan yang baru. Bersihkan pula cakram rem dari semua kotoran yang masih menempel agar sistem pengereman roda mobil Sahabat kembali optimal.

Tak terketinggalan, selalu menjaga kondisi tubuh selama #dirumahaja atau #workfromhome. Caranya istirahat cukup, asupan makanan bergizi dan diolah dengan baik, minum multivitamin khususnya vitamin C yang membantu mempertahankan kekebalan tubuh, dan segera periksa ke dokter jika merasa kurang sehat.

Kalau kalian merasakan gejala batuk-batuk, demam, lebih lanjut bisa cari tahu ciri-ciri gejala Covid-19 di laman laman website covid.19.go.id

- Advertisement -