Terhambat Regulasi Uji Tabrak Terbaru, Nissan Hentikan Penjualan GT-R di Australia

0
Foto: Nissan
- Advertisement -

NMAA News – Mobil performa Nissan GT-R (R35) memasuki usia 14 tahun. Meskipun begitu, kabar penerus generasi Godzilla masih sebatas asumsi di kalangan para penggemar otomotif. Bahkan, kehadiran versi Nissan GT-R (R35) T-Spec dianggap sebagai langkah untuk menjaga eksistensinya tetap abadi.

Ada dua kemungkinan penyebab Nissan tak kunjung meluncurkan penerus GT-R. Saat ini Nissan sedang fokus menghidupkan kembali generasi penerus Fairlady Z yang dinamai NIssan 400Z beberapa waktu lalu, sehingga menunda pengembangan terbaru generasi GT-R.

Asumsi berbeda tersebar dengan nada medioker, menyebutkan jika GT-R (R35) sudah memiliki teknologi, desain dan performa tertinggi di jajaran generasi GT-R. Sehingga mendongkrak performa berbasis generasi terakhir sudalah cukup.

Foto: Carscoops

Mengutip motor1.com, belum lama ini Australia akan menerapkan peraturan uji tabrak benturan samping (ADR 85) yang lebih ketat. Meski belum diketahui detail aturan baru tersebut, bisa dipastikan jika Australia mulai membentuk standar keselamatan baru untuk mobil produksi untuk pasar kendaraan impor.

Selain itu, di Australia penjualan GT-R mengalami penurunan serta platform kendaraan yang mulai berumur. Jadi, belum bisa mengikuti aturan standar baru yang diberlakukan nantinya. Disebutkan, (ADR85) mulai berlaku setelah 31 Oktober 2021. Adapun, penerapan aturan desain (ADR85) tidak berlaku untuk model Nissan lain ataupun di negara lainnya, sejauh ini baru rencana lingkup penjualan mobil impor ke Australia.

- Advertisement -