Usung Konsep Racing, Begini Hasil Modifikasi Digital Nissan Z Proto

- Advertisement -

Nissan akhirnya mengenalkan tampilan roadster  terbaru Nissan Z Proto. Setelah beredar sillouet mobil dengan logo Z yang ikonik, kini sudah terbukti bahwa generasi Z masih relevan dirilis kembali. Setelah kemunculan 370ZX pada 2010 lalu.

Uniknya, Nissan Z Proto dikonsepkan membawa “legacy” dari generasi pertamanya, atau dikenal dengan nama Datsun 240Z. Sedangkan untuk produk domestik Jepang dikenal dengan sebutan Fairlady Z. Secara tampilan, Z Proto dibangun dengan perpaduan unsur klasik dan modern.

Foto: Ist @bradbuilds

Peluncurannya tentu jadi momen yang ditunggu-tunggu para petrolheads. Tapi, bagi kreator Digital Modifikasi, desain purwarupa roadster ini sudah cukup untuk berkreasi. Perpaduan konsep Retro dan modern dari basis bawaan purwarupa generasi Z terbaru ini digarap ulang dengan tema racing klasik ala mobil balap retro Brock Racing Enterprise (BRE) dan Racing  Modern. Simak Ubahannya berikut guys!

Livery BRE mulai dikenal lewat debutnya di mobil balap Datsun 510 lansiran 1967. Fokus livery ini tak hanya soal warnanya, namun dua garis miring yang melintang di sepanjang fender hingga pintu kadung dikenal sebagai livery khas Datsun.

Foto: Ist @bradbuilds

Desain livery BRE menginspirasi Brad Builds, seorang Kreator Modifikasi Digital untuk mengaplikasikan sejumlah ubahan Nissan Z Proto. Desain bodi Nissan Z yang menyerupai generasi pertama 240Z digarap apik bergaya racing era 1960-an. Hasilnya, sekujur tubuh Nissan Z Proto berkelir merah dan putih diimbuhi livery khas BRE two tone (merah dan biru) serta beberapa stiker sponsor.

Pengaplikasian wide body ditopang berkat pemasangan empat buah overfender berkelir hitam secara bolt-on. Guna menegaskan kesan retro, terdapat dua spion tanduk tertancap di atas kap mesin.

Foto: Ist @bradbuilds

Komponen kaki-kaki menunjukan aura racing yang kentara berkat  penggunaan velg Watanabe dan ban semi slick. Ubahan tersebut menunjukan bagian bodi yang kekar serta kaki-kaki rapat. Beralih ke bagian buritan,terpasang ducktail, kisi-kisi angin dan diffuser yang tampak presisi. Menariknya, ubahan knalpot dibuat seolah siap menembakan suara parau dengan tampilan empat buah knalpot di tiap sisinya.

Foto: Ist @jonsibal

Kreator Modifikasi Digital Jon Sibal, punya perspektif berbeda ikhwal konsep racing yang diusungnya. Nissan Z Proto mengalami ubahan menggunakan Body Kit Nismo. Karya modifikasi bertema “Nismo 400Z “ tampak disertai ubahan minimalis dan sporty.

Opsi Wide Body ditunjang dengan pemasangan lips spoiler dan canard pada kedua sisinya. Tampilan depan berlanjut ke bagian samping dengan pemasangan side skirts serta fender. Ubahan kaki-kaki semakin agresif menggunakan “velg yang tidak pernah salah”, yups Volk Rays TE37 berkelir hitam jadi andalan pada velg yang dijahit rapi ban berprofil tipis.

Bagian buritan  dilengkapi dengan diffuser berbahan karbon, juga terpasang wing spoiler yang diperuntukan untuk menambah efek downforce saat berakselerasi.

Foto: Ist @jonsibal

 

Seluruh konfigurasi tersebut membuat tampilan Z Proto tampak terlihat merunduk. Bisa dipastikan jika hasil modifikasi digital satu ini dibuat dalam versi nyatamengandalkan komponen Air Suspension. Terlebih tuning packages dari in house tuner Nissan, memfokuskan banyak ubahan minimalis dan fungsional di sejumlah komponennya.

Menurut rumor saat ini, versi produksi Z Proto akan siap untuk tahun 2023. Diharapkan akan memakai lencana 400Z dan menggunakan mesin V6 3 liter twin-turbo, mirip dengan Infinity Q60.

Related Articles

Stay Connected

22,935FansLike
0FollowersFollow
3,124FollowersFollow
- Advertisement -

Latest Articles