Skuter Listrik Custom: Antara Super Giveaway IMX 2020 dan Sosialisasi RSKKNI Kemenperin

Dikenal gemar memodifikasi kendaraan custom, Youtuber Otomotif Alitt Susanto membuat proyek konversi skuter listrik untuk salah satu Supergiveaway Indonesia Modification Expo (IMX) 2020. Supergiveaway yang dimenangkan oleh Akmal Fuadi dari Bukittinggi, Sumatera Barat. Motor listrik bernama“The Survivor” mengalami konversi sistem penggerak dan bodinya yang dikerjakan oleh rumah modifikasi Katros Garage.

The Survivor melakoni ubahan seperangkat komponen custom, dari mulai suspensi depan-belakang, hingga bodi. Untuk drive train atau motor penggerak dari Mossel Battery Indonesia. Sedangkan komponen yang akan dipertahankan yaitu frame standar atau sasis utama. The Survivor dibekali baterai Mossel berkapasitas 60 Volt  20 Ampere dari basis baterai bawaan 18650 mAh.

Foto: IMX 2020

Bedanya, motor bertenaga baterai punya tarikan lebih responsif, untuk batere 3000 watt diklaim mampu menempuh jarak 90 hingga 100 Km. Selain itu, usia pemakaian diklaim mencapai lima hingga enam tahun.Sedangkan untuk pengisian daya, 20 Ampere tersebut memakan waktu hingga 4,5 jam. Fitur Autocut yang terdapat dalam sistem pengisian tersebut memungkinkan proses pengisian baterai otomatis berhenti ketika sudah penuh terisi.Mengambil basis Honda Beat bermesin bensin, konversi skuter matik tersebut didukung penuh oleh  Perindustrian (Kemenperin RI).

Hal tersebut beriringan dengan sosialisasi transisi penggunaan kendaraan konvensional ke listrik. Selain menawarkan emisi gas buang yang lebih rendah untuk mengurangi efek pemanasan global dan habisnya bahan bakar fosil, konversi tersebut juga sejalan dengan peraturan pemerintah soal percepatan kendaraan berbasis listrik yang saat ini sedang didorong.

“Secara umum, hingga saat ini kendaraan listrik masih melakukan sejumlah tahap pengembangan, terutama ketersediaan stasiun pengisian baterai yang terdapat di ritel dan fasilitas publik. Program B to B yang digulirkan masih terbatas, karena kami mencoba mendistribusikan agar lembaga, bereksperimen dengan kendaraan listrik,” ujar Putu Juli Ardika, selaku Staf Ahli Bidang Pendalaman, Penguatan, dan Penyebaran Industri Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Putu menjelaskan, nantinya motor listrik mengusung konsep mutakhir kendaraan ramah lingkungan efisien. Untuk menjangkau konsumen lebih luas sejumlah fasilitas pengisian dan ketersediaan suku cadang dan baterai akan mulai diperhatikan Pengembangan motor listrik tersebut sesuai dengan Pepres 55 tahun 2019 tentang Program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Foto: IMX 2020

Dalam satu unit kendaraan listrik memuat komponen diantaranya: baterai, motor listrik dan control unit (CPU). “Kami berharap, ke depannya tingkat penggunaan motor listrik berbasis baterai akan mulai dilirik masyarakat sebagai sarana mobilitas harian,” jelas Putu sembari berharap Supergiveaway skuter listrik tersebut bisa menjadi sarana sosialisasi dan contoh perwujudan konversi kendaraan konvensional ke listrik yang sedang digaungkan Pemerintah.

Di samping itu, konversi skuter listrik “The Survivor” juga termasuk ke dalam sosialisasi Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) bidang modifikator. RSKKNI juga menjadi konten acara pada IMX 2020 yang diadakan secara virtual beberapa waktu lalu.RSKKNI merupakan standarisasi kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang kerja, dalam hal ini modifikasi kendaraan. Nantinya semua modifikator yang mengambil sertifikasi akan memiliki standar kerja yang sama, di mana tujuan akhirnya adalah secara simultan membangun kultur positif industri modifikasi Tanah Air.

Dalam membentuk SDM yang kompeten tentunya harus juga dibarengi dengan peningkatan teknologi, pengembangan pasar,dan perbaikan tata kelola. Potensi tersebut tentunya disambut baik oleh pemerintah dengan SKKNI dapat mendorong industri modifikasi lebih kompetitif.“Semua sektor modifikasi akan menjadi fokus RSKKNI mulai dari eksterior, kelistrikan, sampai konversi mesin. Jika kita sudah memiliki RSKKNI, bukan tidak mungkin Indonesia jadi salah satu negara dengan karya modifikasi yang sudah diakui . Tak hanya memiliki pasar yang besar, namun skill modifikator mumpuni serta mendapat dukungan dari pemerintah,” tukas Putu.

Ikuti Arahan Pemerintah

Dalam segmen Modifikator SKNNI Alitt bercerita, mulanya, ia membongkar Honda Beat generasi awal berkapasitas mesin 108 cc. Selain itu, ia menunjukan baterai lithium-ion untuk dipasangkan mengganti mesin bawaan.

“Kami bersama team mengikuti arahan dari Kementrian Perindustrian dalam modifikasi motor listrik. Agar aman dan nyaman The Survivor ini di cek SNI yang menandakan motor memenuhi sejumlah aspek penting keselamatan di jalan raya ,” ujar Alitt. 

Foto: IMX 2020

Karya modifikasi tersebut mengganti sejumlah seperangkat komponen custom, dari mulai suspensi depan-belakang, hingga bodi. Terlebih untuk mendudukan drive train atau motor penggerak dari Mossel Battery Indonesia, part penunjang drivetrain, bodi dan sejumlah part bawaan bakal diganti. Sedangkan komponen yang akan dipertahankan yaitu frame standar atau sasis utama.

“Ubahan secara total sih enggak, karena rangka kita pake bawaan yang disesuaikan lagi. Bodi plastik diganti galvanis, ganti roda penggerak listrik dan ubahan penyesuaian,” papar Alitt.

Motor listrik yang dinamai “The Survivor” tersebut diklaim punya desain lebih sporty dan futuristik. Terlebih, Alitt mengaku ubahan lebih difokuskan pada tampilan kaki-kaki. Diantaranya, menggunakan arm Banana agar terlihat lebih kekar,  jenis arm tersebut kompatibel untuk dipasangi velg berukuran 4.00 x 14 juga berbalut ban tubeless Maxxis S98 ST di bagian belakang. Velg depan berukuran 3.50×14 berbalut ban Pirelli Diablo Scooter 120/80-14. 

Sistem suspensi depan menggunakan Upside Down Scarlet bermodel kekar. Tak ketinggalan, master rem RCB dan kaliper Samurai kental dengan aura sporty.  Sama halnya dengan bagian belakang yang juga menggunakan Suspensi Scarlet milik bawaan Yamaha XSR.

Foto: IMX 2020

“Kami harap ke depannya modifikasi motor listrik bisa diterima masyarakat. Jadi kalau tranzisi motor konvensional ke listrik itu mudah diaplikasikan. Cocok buat kalian yang ingin upgrade tampilan hingga performa motor matic,” jelas Alitt. 

Foto: IMX 2020

Adapun, The Survivor dibekali baterai Mossel berkapasitas 60 Volt  20 Ampere dari basis baterai bawaan 18650 mAh. Bedanya, motor bertenaga baterai punya tarikan lebih responsif, untuk batere 3000 watt diklaim mampu menempuh jarak 90 hingga 100 Km. Selain itu, usia pemakaian diklaim mencapai lima hingga enam tahun. Sedangkan untuk pengisian daya, 20 Ampere tersebut memakan waktu hingga 4,5 jam. Fitur Autocut yang terdapat dalam sistem pengisian tersebut memungkinkan proses pengisian baterai otomatis berhenti ketika sudah penuh terisi.

Related Articles

Stay Connected

21,591FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles