Begini Cara Periksa Oli Mesin Menggunakan Dipstick

NMAA News – Mungkin banyak orang sudah paham salah satu cara memeriksa kondisi pelumas oli mesin  menggunakan dipstick. Namun bisa jadi tak semua paham cara menggunakan dan membaca analisanya.

Dipstick berupa batang besi, umumnya berbentuk pipih, yang dicelupkan ke lokasi penyimpanan oli di dalam mesin. Alat ini memudahkan memeriksa kualitas dan volume oli dari luar mesin.

Komponen dipstick bisa dikenali dari bentuk kepalanya yang berupa lingkaran, biasanya berwarna terang kuning, merah, atau putih, untuk pegangan jari saat ingin menarik.

Dipstick merupakan bagian dari mesin yang sudah disediakan produsen. Jadi barang ini bukan perkakas aftermarket yang perlu dibeli pemilik, kecuali rusak dan perlu diganti.

Sebelum menggunakan dipstick pastikan mobil parkir di permukaan yang rata. Karena pemakaian dipstick tidak dalam kondisi panas yang berarti mesin baru saja berhenti bekerja. Perlu dipahami perlu waktu agar oli yang tersirkulasi ketika mesin bekerja sampai turun ke tempat penampungan.

Posisi dipstick pada mesin mobil berbeda-beda. Pada mobil Mitsubishi, kata Boediarto, dipstick mudah ditemukan karena berwarna putih.

Foto :Rac Guide

Setelah dipstick dicabut akan terlihat sampel oli yang menempel pada bagian ujung. Perlu diketahui ujung dipstick terdapat tanda-tanda yang bisa dibaca untuk analisa.

Kendati demikian analisa belum bisa dilakukan saat pertama kali dipstick dicabut. Ujung dipstick mesti dilap terlebih dahulu dengan kain bersih, lalu dicelupkan lagi, setelah diangkat untuk yang kedua kalinya baru analisa bisa dilakukan.

Tanda yang umum terdapat pada ujung dipstick berupa huruf ‘F’ (full/penuh) dan ‘E’ (empty/kosong). Di antara kedua huruf itu terdapat garis-garis yang menandakan volume oli.

Jika oli yang menempel pada garis antara minimum dan maksimum, sebetulnya volume oli masih aman. Nah, sedangkan level oli ada di garis minimum, kita boleh tambahin. Tapi syaratnya oli harus sama dengan oli sebelumnya.

Sampel oli di ujung dipstick juga bisa dianalisa, misalnya dari penampakannya yang sudah hitam dan sangat keruh direkomendasikan ganti oli.

Oli merupakan komponen yang bekerja melapisi bagian metal pada internal mesin untuk menjaganya dari saling menggesek dan menghancurkan satu dengan yang lain. Sangat penting menjaga kualitas oli agar kesehatan mesin tetap terjaga.

Oli direkomendasikan diganti berdasarkan periode tertentu dengan patokan jarak tempuh yang tertera pada odometer. Idealnya oli mobil diganti saat sudah digunakan setiap 5.000 km – 10.000 km.

Related Articles

Stay Connected

21,848FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles