NMAA News – YouTube Campaign Modz Battle Season 2: Furious Challenge harus terhenti sejenak (season break). Kondisi tersebut juga turut mendorong kesadaran seluruh tim yang terlibat di ajang persaingan antara Garasi Drift, Pengepul Mobil, dan Ridwan Hanif tertunda sementara.
Tepat hari ini, Minggu (25/7) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 belum dipastikan selesai. Di tengah upaya masyarakat Indonesia terus mencegah paparan virus Covid-19 dan upaya pemulihan di hampir semua sektor bisnis dan ekonomi.
Tanpa diduga-duga salah satu kontestan Modz Battle, Jacki dari Pengepul Mobil juga sedang berupaya memulihkan kesehatan tubuh setelah terkonfirmasi positif Covid-19. ” Kawan-kawan semua, saya harap bisa menjaga kesehatan di tengah kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini. Meskipun sudah terpancar aura persaingan, kita tetap harus mengikuti anjuran PPKM pemerintah,” ujar Andre Mulyadi selaku Executive Producer Modz Battle.

Padahal, tiap kontestan semakin percaya diri terhadap mobil modifikasi masing-masing usai digali ulang untuk memanaskan persaingan Modz Battle: Furious Challenge.
Misalnya, Nissan Silvia S15 ‘Mona Lisa’ garapan Tim Garasi Drift sudah merampungkan pengerjaan fuel system dan wiring. Didukung oleh pengerjaan bengkel Inspiration Motorsport, mobil berkelir biru tersebut mulai dikendarai Dipo.

” Akhirnya setelah kurang lebih dua tahun mobil ini tidak disetuh, proses modifikasinya hampir rampung. Baru-baru ini kita sudah merampungkan fuel system, wiring, interior, dan drop knuckle supaya dapat mengurangi gejala bumpsteer,” ulas Dipo dalam unggahan video Modz Battle: Furious Challenge episode 4 di kanal YouTube Garasi Drift.
Pengerjaan mobil modifikasi Mazda RX-7 garapan tim Pengepul Mobil dirampungkan oleh Reagan seorang diri. Sembari menunggu pulihnya kondisi kesehatan Jacki, ia menjelaskan sejumlah ubahan modifikasi yang sedang berjalan.
“Sekarang kita lagi benahi wiring mesin dan bodi, sama mengganti fuel pump khusus. Terus keong turbo tinggal di wrapping supaya tidak terlalu panas dan berdampak ke permukaan dalam kap mesin,”jelasnya.

Dia juga menunjukan velg aftermarket Work Wheels Seeker MX berukuran ring 18×9,5 Et 38 yang bakal dipasang. Selain itu, tim pengepul mobil juga sudah memasang peranti rem dengan merek Pengepul Mobil.
Tentunya upaya dapat dipakai saat Modz Battle dan menguji performa cengkramnya. Berlanjut ke area interior, jok orisinal Mazda RX-7 sudah dibalut kain pelapis bawaan mobil-mobil Lexus, Ateza.
Sementara itu, tim Ridwan Hanif tengah disibukan oleh perbaikan kopling bermasalah. Sejumlah penyempurnaan di hampir semua sektor ubahan sudah terlihat. Dua buah pintu mulai terpasang grafis Nuclear Gladiator menyerupai versi Troy Lee Design. Menariknya, grafis tersebut dibuat bermodalkan wrapping sticker dari Max Decal.
“Ubahan mobil ini hampir rampun. Sekarang kita betulkan kopling, spooring dan fitment. Lebih penting itu fitment sebetulnya, karena permukaan ban sempat gesrot mengenai fender. Kondisi ini bakal diakali lewat penyetelan camber,” kata Naufal.

Ridwan menimpali permasalahan sektor kaki-kaki Toyota Supra MKIV (A90). Rigiditas coilover dirasa terlalu keras, tapi jika disetel ulang kondisi ini justru mengurangi kenyamanan kaki-kaki. Karena itulah ia memasang damper sokbreker lansiran Prime Suspension.
“Fungsi damper ini untuk mengurangi travel dari suspensi supaya tidak terlalu keras. Cara pasangnya juga mudah, hanya disematkan pada per coilover,” tandas Ridwan.
Ketika video memasuki scene akhir, Silvia S-15 ‘Garasi Drift’ dan Toyota Supra MKIV ‘Ridwan Hanif bersama-sama menguji coba di tengah kondisi rayen. Sayangnya, Jacki harus terkapar sementara dan tidak bisa menunjukan mobil RX-7 miliknya.
Simak video lebih lengkapnya melalui link di bawah ini!Ciao

