Begini Jadinya Mobil Drift Amandio Usai Didesain Ulang Musa Tjahjono

NMAA News – Kemenangan drifter asal Indonesia, Adwitya Emmanuelle Amandio pada kompetisi Russian Drift Series (RDS) GP putaran ke-5, di 21 hingga 22 Agustus 2021 begitu membanggakan. Pasalnya, dia mampu menyaingin para kompetitornya yang sudah eksis di kancah drift internasional.

Terjun bersama tim Forward Auto, drifter yang akrab disapa Dio berhasil duduk di posisi ke 6 klasemen. Sedangkan secara tim yang menaunginya mendapat posisi 3 di klasemen tim Raihan positif Dio di Rusia tersebut juga ditanggapi oleh Musa Tjahjono, seorang Desaigner of West Coast Customs, Burbank, California.

Melalui garhasil garapan sketch atau sketsa, Musa membangun ulang mobil drift Amandio dari basis Nissan Silvia S15. Meski berbeda dengan mobil yang diandalkannya saat terjun lintasan, secara tampilan mobil tersebut dibuat serupa dengan Nissan 180SX.

Paling menonjol terletak pada area kaki-kaki. Komposisi pelek aftermarket multi-spoke dibalut ban semi slick bertapak lebar seolah mendominasi bagian samping mobil. Diikuti juga ubahan pada side skirt dan air vent. Opsi wide body ditunjang berkat pemasangan empat buah over fender kekar membuat tampilan fitmentnya semakin gagah.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Emmanuelle Amandio (@amandio55)

Sekujur tubuh diberi warna kuning dengan aksen visual senada. Tak terketinggalan sticker bertuliskan E. Amandio dan bendera Indonesia di kaca samping dekat pillar B.

Pemasangan body kit mempertimbangkan opsi aerodinamika dan ergonomika supaya mobil dapat melaju dengan stabil dan lincah saat bermanuver. Bumper depan menerima splitter, reflektor lampu smoke, air scoop dan tow hook.

Senada area depan, bagian belakang tampak agresif setelah dipasang wing bergaya mobil drift atau time attack. Reflektor lampu belakang juga diberi opsi warna hitam demi memancarkan unsur misterius dari warna tersebut.

Berlanjut ke area bawah, bumper sudah dilengkapi diffuser berwarna hitam. Sedangkan muffler knalpot hanya terdapat di sisi kanan, tak jauh dari posisi tersebut dipasangi juga towhook sebagai aksesori dan menunjang fungsi untuk menderek mobil tersebut untuk naik ke mobil towing.

Desain tersebut juga mendulang komentar dari para netizen yang didominasi oleh petrolhead hingga tokoh motorsport, dan para desainer digimod tentunya. Jika diringkas, komentar tersebut bernada optimis. Bukan hal mustahil jika desain tersebut bisa saja terwujud dengan wujud mobil aslijyaslinya di kemudian hari.

Apalagi merupakan kolaborasi dari dua tokoh otomotif dan modifikasi asal Indonesia yang membawa nama harum bangsa di kancah Internasional.

Related Articles

Stay Connected

22,497FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles