BMW Seri 3 Cabriolet (E30) Kembali Bugar, Mesin dan Kaki-kaki Serba Spesial

NMAA News – Versi convertible dari BMW E30 memang tergolong langka. Oleh sebab itu, unitnya menjadi rebutan para kolektor dan Bimers fanatik di sejumlah negara. Salah satu pemilik edisi spesial E30 asal Findlandia ini tak puas hanya bermodal tampilan standar. Akhirnya, sejumlah detail modifikasi yang menyasar mesin dan kaki-kaki di optimalkan untuk menghadirkan sensasi fun to drive.

Unit Cabriolet dari jajaran Seri 3 mendapat sentuhan modifikasi dari tuner Finlandia, Sami Lappalainen. Mengembalikan kembali wujudnya seperti baru keluar pabik, dia menghabiskan beberapa bulan pengerjaan modifikasi sembari mencari part aftermarket pendukung.

Sekujur eksterior kembali disiram warna kelir azurite atau black metallic yang termasuk dalam jajaran warna departemen BMW Individual. Fascia depan diberi model bumper baru M Tech 2 berhias ornamen alumunium. Kemudian sektor visibilitas lampu depan diberi opsi Hella dan diikuti model lampu sein baru.

Foto: fastcar

Beralih ke bagian samping, disematkan side skirt dari copotan BMW seri lima (E39). Senada tampilan depan, bagian buritan disematkan bumper M Tech 2, lampu belakang merek Startec, dan muffler tip bermodel ganda.

Komposisi kaki-kaki mengalami penyetelan ulang untuk mengoptimalkan rigiditas, manuver dan deselerasi tentunya. Opsi Pelek Zender Star berukuran 17×7,5 inci dibalut fitment ban natural. Dibalik pelek tersebut, terdapat peranti rem dari sejumlah produk substitusi. Piringan cakram depan diambil dari bawaan Audi TT, sedangkan piringan belakang dari BMW 325i. Lalu, kaliper rem lansiran Saab 9-3 Aero dan master silinder bawaan BMW 750i.

Mendukung rigiditas kaki-kaki dipasang juga peredam besutan Bilstein. Sedangkan camber kit juga turut diandalkan untuk mengatur sudut camber sesuai kebutuhan.

Foto: fastcar

Melongok ke ruang interior, tampilan barunya dihasilkan setelah mendapat proses restorasi. Semisal kain pelapis jok kulit Sports hitam dan empat buah headrest untuk mendapatkan ergonomi berkendara lebih baik.

Di posisi kokpit terdapat  lingkar setir sport M Tech 1, shift knob berbahan aluminium, tuas rem tangan alumunium dan pedal lansiran AC Schnitzer. Karena jantung mekanisnya ikut dimodifikasi, ruang di bagian dasbor juga dipasangi indikator boost pressure, oil pressure dan temperatur. Ubahan lainnya seperti handle pintu berlapis krom, trim Aluminium, dan sound system lansiran Alpine turut melengkapi.

Foto: fastcar

Dibalik kompartemen mesin, terdapat jantung pacu berkapasitas 2,7 liter twin-charger. Sejumlah peningkatan dilakukan untuk menghasilkan sensasi fun to drive. Dari mulai stroke up setang seher sekitar 84,5 mm, memasang kompresor, dan peranti turbocharger custom. Mendukung rigiditas ruang kompartemen juga dipasangi komponen domstrebe.

Alhasil dari rombakan mesin tersebut diklaim mampu merilis tenaga 598 Hp dan torsi puncak 743 Nm. Tenaga tersebut dikawinkan dengan transmisi 5 percepatan ke dua roda belakang (RWD) Adapun tekanan boost 1,75 bar.

Related Articles

Stay Connected

22,503FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles