RAUH-Welt Begriff: Dari Drifting ke Modifikasi Porsche 911 Super Eksklusif

NMAA News – Harus diakui RAUH-Welt Begriff (RWB) identik dengan founder-nya yang bernama Akira Nakai. Kalau melihat penamaan RAUH-Welt Begriff terdiri dari tiga kata, yaitu Rauh: Rough (kasar), Welt: World (dunia) dan Begriff adalah konsep (concept). Jika digabungkan, maka penamaan tersebut bisa merujuk kepada ciri khas modifikasi RWB yang sangar, agresif, dan menonjolkan aura performa tinggi.

Foto: Zack Hafler

Meski sebenarnya kata Rough World sendiri diambil Nakai dari nama komunitas Toyota AE86  spesialis drifting “Rough World” di era ’80-’90-an dimana ia adalah ketuanya. Di dalam kelompok tersebut dulunya ia bahkan terkenal sebagai pribadi yang nyentrik dengan modifikasi yang dijalaninya.

Misalnya mengubah fender, memakai velg wide deep dish a.k.a celong dengan ban meaty, negative camber, dan menggonta-ganti warna velg ngejreng. Nah, sedikit banyak gaya modifikasi seperti ini masih terwariskan dalam dunia drifting sampai sekarang.

Terror-Garage-Speedster-6072-1200x800
Foto: Speedhunters

Pada prinsipnya style seperti itu pula yang kemudian coba ia sempurnakan ke sebuah Porsche. Faktanya Akira Nakai memang seorang penggemar berat Porsche setelah sempat memperbaiki mobil salah satu koleganya.

Pria yang kini sudah memiliki 2 anak ini memang penggemar Porsche klasik karena dinilai desainnya kompak dan terlihat abadi. Karena itulah ia pun memiliki sebuah Porsche 930 buatan 1985 di garasinya, yang merupakan Porsche pertamanya yang dibeli saat berusia 28 tahun.


Ist: @rwb_rauhweltbegriff/@keharengas

Nakai pun melakukan beberapa ubahan pada 930-nya. Awalnya tak ada konsep dan patokan khusus soal modifikasi seperti apa yang bakal dilakukan, mengingat sebuah Porsche memiliki desain tak biasa. Akhirnya ia pun menjalani proses modifikasi yang mengalir saja, tak ada patokan atau perhitungan khusus. Syaratnya, penampilannya harus keren dan bisa jalan normal bahkan balapan, bukan cuma buat dipandangi. Nah, konsep inilah yang kemudian dikembangkannya sampai sekarang.

Pada akhirnya Nakai-san butuh waktu 12 tahun untuk membangun Porsche 930 miliknya. Modifikasi yang dijalaninya adalah dengan menambahkan fender besar, wing raksasa, velg super lebar, serta diberi warna matte black, tentunya dengan cara merobek struktur bodi asli bawaan mobil yang banyak dikecam para penggemar mobil asal Jerman tersebut. Nakai pun memberi nama “Stella Artois” sesuai dengan merek bir asal Belgia yang merupakan favoritnya.

Legends_Akira_Nakai_RWB_PASMAG_1
Foto: Pasmag – Budd Stanley

Setelah menyelesaikan “Stella Artois” dan banyak dipuji modifikasinya, Nakai memutuskan untuk mendirikan sebuah bengkel kecil dengan nama RAUH-Welt Begriff (RWB) di salah satu sudut kota Chiba, Tokyo, Jepang. Fokusnya memodifikasi generasi Porsche air cooled yang minim teknologi dan berdesain abadi. Berkat kegigihan dan konsep modifikasinya yang menarik, RWB pun dikenal ke seluruh dunia.

Terror-Garage-Speedster-2-1200x800
Foto: Speedhunters

Tak kalah menarik,  Akira Nakai terlibat penuh pada semua tahap modifikasi untuk setiap RWB di seluruh dunia. Ibarat seorang seniman yang menuntut kesempurnaan setiap karya, mulai dari membuat body kit set, mengirimkan ke negara tujuan, sampai meng-install-nya ke mobil konsumen, tangannya sendirilah yang mengerjakan.

Karena itu ia sudah terbang hampir ke seluruh dunia, dan bahkan sampai-sampai memberi syarat tertentu untuk konsumen pemesan RWB. Misalnya mobil harus dicat sesuai konsep RWB yang mau dibangun, suspensi dan roda terpasang, serta menentukan jadwal pemasangan yang harus diikuti konsumen. Sampai saat ini klaimnya sudah ratusan unit Porsche RWB tersebar di luar Jepang.

MG_6619-1200x800
Foto: Speedhunters

Body kit RWB diakui sangat berdurabilitas tinggi dan tak mudah rusak. Dibuat secara manual oleh Nakai sendiri dan menganut falsafah “one car built for one individual” yang menjadikan setiap RWB berbeda dan super eksklusif untuk penggunanya.

Baca juga: Kolaborasi dengan RWB, Founder Liberty Walk Wataru Kato Modifikasi Porsche 993

Form follow function diterapkannya sebagaimana pengalamannya menjadi seorang drifter. Makanya setiap tahun di Jepang ratusan pengguna RWB berkumpul dan menyaksikan Nakai-san menurunkan tim RWB untuk mengikuti balap ketahanan The Idlers 12 Hours, dan memacu Porsche RWB di sirkuit sebagai pembuktian.

Fans RWB pun secara pasti bertambah dari waktu ke waktu. Bukan cuma mobil, euforia RWB juga menjelma ke diecast, apparel, dan juga gaya hidup. Welcome to the rough world!

Related Articles

Stay Connected

22,503FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles