Ford Mustang dan March 1 Model 2022 Mengalami Downgrade, Sinyal Kehadiran Versi EV Makin Kuat

NMAA News – Belum lama ini jagat otomotif Amerika membahas unit kendaraan Ford Mustang ‘Stealth Edition’. Melalui edisi tersebut, pabrikan Ford menunjukan aura terbaru dari lini produknya. Dihadirkan juga sebuah versi lebih ganas, GT Performance Package khusus California Special.

Akan tetapi, sebuah gebrakan dari pabrikan tersebut, mengorbankan sektor lain dari lini produk Mustang GT dan March 1. Pasalnya, mesin V8 di unit Mustang dikabarkan mengalami penurunan performa hingga 10 dk. Seperti dilansir oleh motor1.com dari beberapa mitra pemberitaan pabrikan, salah satunya Ford Authority.

Lebih mendalam, mesin berkapasitas 5,0L Ti-VCT (naturally aspirated) juga mengalami penurunan torsi hingga 14 Nm. Tentu saja penurunan performa atau bisa disebut juga downgrade di lini produk terbaru berpengaruh terhadap performa kedua unit kendaraan tersebut. Terlebih lagi, kejelasan spesifikasi seperti bodi dan transmisi belum diumumkan lebih lanjut.

Foto: motor1.com / Ford Authority

Di sisi lain, walaupun mesin 8 silinder tersebut akan mengalami penurunan performa, Ford Authority melanjutkan jika mesin Coyote sedang mengalami pengembangan supaya dapat mengantongi aturan emisi mobil bermesin bakar.

Alhasil, penurunan performa tersebut berpengaruh terhadap raihan tenaga. Sehinga Mustang GT teranyar diprediksikan menghasilkan tenaga 450 hp dan torsi puncak 556 Nm. Sedangkan Mach 1 sanggup menghasilkan 470 hp dan torsi puncak 556 Nm.

Rumor lain mengatakan, versi wilayah Eropa akan mendatangkan versi lain dari mesin V8 tersebut. Lantaran, Mustang GT diprediksikan menghasilkan tenaga sekitar 453 hp dan torsi 529 Nm. Sementara itu, Mach 1 menghasilkan tenaga 453 hp dan torsi puncak 529 Nm.

Foto: motor1.com / Ford Authority

Lini produk terbaru ini akan memulai pengiriman ke pelanggan pada kuartal pertama 2022 mendatang. Hingga saat ini, laman Blue Oval masih menampilkan Mustang lansiran 2021 dan mulai membuka keran pemesanan untuk Mustang 2022.

Lahirnya aturan baru mengenai emisi kendaraan telah membuat pabrikan mobil mulai ‘memutar’ rencana supaya produknya tetap laris di pasaran. Apalagi 5 hingga 10 tahun mendatang, mobil listrik dinilai mampu mengatasi pemanasan global dan menyelamatkan ekologi.

Related Articles

Stay Connected

22,587FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles