Potret DNZ Wheels Type One di Sejumlah City Car, Makin Bangga Pakai Produk Asli Indonesia

- Advertisement -

NMAA News – Pelek aftermarket hasil kolaborasi anak bangsa, DNZ Wheels hingga hari ini sudah berusia satu tahun. Sebab, terhitung ketika influencer otomotif Garasi Drift merilis secara resmi DNZ Wheels Type One di gelaran IMX 2020 Virtual lalu, animo para car enthusiast terhadap produk asli Indonesia buatan Pako Group ini semakin tinggi.

Buktinya, Redaksi NMAA menghimpun secara mandiri para pengguna DNZ Wheels di jagat media sosial. Sepak terjang lini produk satu ini memang istimewa, terutama memulai penjualan di tengah masa pandemi atau tingginya harga pelek impor. Apalagi dibanderol dengan harga mumpuni Rp 5,8 juta (exclude shipping).

Foto: Ist @dnzwheels

Beberapa agenda sempat dihadirkan National Modification & Aftermarket Association (NMAA) secara eksklusif khusus DNZ Wheels. Demi mendongkrak penjualan dan memberi stimulus terhadap industri modifikasi dan aftermarket Indonesia.

Sedikit mengulas ke belakang, tiap jalur penjualan DNZ Wheels disediakan secara terbatas. Hingga saat ini khusus DNZ Type One sebagai produk pertama sudah memasuki penjualan jalur ketiga atau batch 3. Disuguhkan dalam tiga jenis colourway, antara lain OG Bronze, Racing White, dan Grey Metal. Kemudian sempat hadir dalam varian warna navy blue dan varian warna merah-putih.

Pelek bergaya JDM ini berhasil membuat heboh. Dipasang di beberapa mobil city car maupun hatchback sub kompak tetap memancarkan karisma sebagai produk lokal bermutu dan tentunya dongkrak tampilan jadi lebih stylish. Ini dia beberapa pengguna DNZ Wheels.

Henry Loe (Jakarta) – Toyota Yaris 

Foto: Ist @henryloe_

Unit hatchback Toyota Yaris versi penyegaran ini mengusung spesifikasi pelek ukuran 15 inci dan PCD 4×100. Setelah dipasang pelek DNZ Wheels diameter pelek naik satu langkah menjadi 16 inci, nah menyoal PCD ternyata masih sama, alhasil bisa dipasang plug and play. 

“Akhirnya terpikir buat pasang ban ukuran 205/50 R16 dari produk GT Radial Champiro SX2. Komposisi pelek dan ban tersebut menampilkan meaty fitment di keempat roda,” ujar Henry loe, user DNZ Wheels asal Jakarta.

Foto: Ist @henryloe_

Dia menceritakan, satu set pelek tersebut didapat dari penjualan batch pertama di platform Shopee Indonesia. Secara tampilan, Henry terkesan dengan produk aftermarket lokal asli Indonesia. “Modelnya oke, desain 10 spoke ini menunjukan aura khas desain pelek bergaya JDM,” ungkapnya.

Bahkan, Henry yang notabene sering modifikasi mobil juga mengakui tingkat durabilitas pelek garapan Influencer Garasi Drift tersebut. Apalagi dipakai harian di mobil harian Toyota Yaris miliknya.

“Material bahan nya bagus dan cukup kuat. So far di hajar di berbagai kondisi jalan masih lempeng-lempeng aja. Enggak peang atau rusak. Overall quality nya memang bagus,” papar dia. Tak heran kalau Henry mengapresiasi DNZ Wheels, bahkan ditunggu kehadiran versi terbaru melengkapi dua model saat ini.

Gilang Ramadhan (Banjarmasin) – Honda Jazz RS GE8 

Honda Jazz RS GE8 lansiran 2010 milik Gilang Ramadhan ini menerapkan gaya modifikasi minimalis. Walaupun lebih banyak dipakai harian, akan tetapi tampilannya ingin dibuat berbeda asalkan tetap proper dan fungsional.
“Mobil ini selalu ada. Susah seneng bersama. Dari bujangan kuliah sampai sekarang udah kerja punya 2 anak,” ujar Gilang, sapaan akrabnya ketika dihubungi tim NMAA Media.
Menariknya, semua objek modifikasi dilakukan secara mandiri. Lantaran, di tempat domisilinya jarang ditemukan bengkel. Kalau pun ada, pelayanan dan fasilitasnya belum bisa memenuhi keinginan Gilang.
Foto: Ist @fabulous.ge8
“Jadi kita banyak ngerjain modifikasi mobil ini sendiri sih. Soalnya itu, masih susah di daerah saya nyari bengkel proper. Beli part atau aksesori juga biasanya didapat via online,” ungkapnya.
Paling mendominasi, warna bodi abu-abu tersebut dipadu pelek aftermarket DNZ Wheels type one berwarna Grey Metal dengan ukuran 16×7. “Jalan di Kalimantan sejauh ini masih nyaman pakai ring 16. Karena cukup dipakai daily use, menarik dan pastinya setelah meaty fitment udah paling cocok buat mobil ini,” kata Gilang.
Untuk menunjang tampilan kaki-kaki meaty, bagian side wall ban terlihat lebih kekar dan bulat mengandalkan produk Achilles ATR sport 205-50 di keempat roda.

Ikhwanussofa (Lampung) – Mitsubishi Lancer GTi (CB5)

Car enthusiast yang akrab disapa Ofa ini bisa disebut fans fanatik pabrikan tiga berlian.
Lantaran, sebelum memiliki unit Lancer GTi CB5, dia sempat memiliki Lancer CB4 GLXi dua kali sampai Lancer GTi CB5 dengan menerapkan berbagai gaya modifikasi.
Khusus varian Lancer miliknya diakui berkiblat ke model tampilan Evolution II. Mewujudkan modifikasi simpel dan eksklusif, Ofa wujudkan melalui pemasangan body kit. Seperti bumper depan milik EVO II Kansai yang dianggap lebih cocok menurutnya dibanding memasang bumper Evo III seperti mayoritas pemilik Lancer lainnya. Modifikasi eksterior juga diikuti penggantian kap mesin Evo dan spoiler milik Evo 1.
Foto: Ofa ILC
Tak terkecuali, pelek DNZ Wheels Type One dengan balutan warna OG Bronze dipilihnya untuk mengisi ruang fender. Pelek aftermarket ukuran 16×7 inci tersebut dibalut ban Achilles 195/50 di dua roda depan dan belakang.

Utama Swandaru Islami (Indramayu) – Nissan March 

Berbeda dari para user DNZ Wheels lainnya, car enthusiast asal Indramayu yang akrab disapa Tama ini punya cerita menarik. Karena, ayahnya ingin mobil Nissan March terlihat berbeda dengan ubahan simpel. Asalkan bisa menemani aktivitas harian terutama saat bepergian jarak dekat.
“Dalam percakapan telepon, saya sarankan ganti velg saja. Sempat terpikir untuk belikan velg kw, tapi kurang yakin. Alhasil saya sarankan mengganti velg orisinal dengan velg  DNZ Wheels yang saat itu memasuki penjualan batch 3,” ungkapnya.
Ketika penjualan batch 3 mulai dibuka, dia masih belum sempat membeli velg bergaya JDM tersebut karena kehabisan stok. Padahal sudah diperlihatkan kepada ayahnya. Lantas, mulai dari sinilah ayahnya selalu menanyakan kapan velg barunya datang. Gayung bersambut, memasuki penjualan batch 4, dia langsung mewujudkan keinginan ayahnya memasang velg DNZ Wheels.
Foto: Utama Swandaru Islami
Begitu penjualan batch 4 dibuka dan sampai di rumah, ayahnya langsung memasang velg di salah satu bengkel terdekat. Dia mengaku puas dengan tampilan mobil barunya. Sekujur kelir putih Nissan March tampak sporty dipadu velg DNZ Wheels Type One dengan colourway Grey Metal.
“Bapak senang sekali ketika velg sudah terpasang di mobilnya. Pemasangan pun tanpa kendala karena sudah plug and play. Saya pun ikut senang,” ungkap Tama.
Velg garapan Garasi Drift dan Pako Group tersebut kemudian dijahit rapi menggunakan ban GT Radial GTX Pro 195/50 R16 di roda depan dan belakang.
Foto: DnZ Wheels
Nah, bagi kalian Member NMAA yang akan ingin meminang velg DNZ Wheels dengan opsi colourway OG Bronze dan Racing White bisa ditebus dengan harga Rp 5,8 jutaan. Harga ini belum termasuk ongkos jasa pengiriman di luar Jabodetabek.
Mengusung ukuran 16×7 inci PCD 4/100, DNZ Wheels bisa terpasang dengan presisi di sejumlah mobil harian dengan spesifikasi tersebut. Khusus ukuran center hub atau lubang tengahnya dibuat 73,1 mm, semakin memudahkan pelek terpasang secara universal.
Foto: Ist @dnzwheels
Adapun pembelian DNZ Wheels batch 4 bisa diperoleh melalui jejaring official dealer DNZ Wheels. Antara lain Upper Wheels (Jakarta), Promobile (Malang), dan Auto Garasi (Pontianak), Lapak Velg (Samarinda), Cartell Ind (Bali) dan Rotor Wheel Store (Bekasi).
Modifikasi otomotif memang bukan sekadar ajang eksistensi, lebih jauh melibatkan kebangkitan industri Nasional, produk kompetitif dan semakin diakui di kancah global!

Related Articles

Stay Connected

22,850FansSuka
0PengikutMengikuti
3,050PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles