Bisa Memicu Dampak Serius, Pahami Gejala Kerusakan Bearing Roda Mobil

0
- Advertisement -

NMAA News – Gejala kerusakan komponen mobil terkadang tidak bisa diprediksikan penyebabnya. Apalagi bagi pemilik mobil yang terbilang abai dalam segi perawatan kendaraan. Misalnya timbul suara berisik yang terdengar dari sektor kaki-kaki saat mobil melaju. Ironisnya, kondisi seperti ini justru dianggap sepele.

Kerusakan seperti ini kerap dialami juga ketika mobil melintasi jalan rusak di beberapa daerah. Sehingga mengakibatkan salah satu peranti penting membuat stabilitas mobil terganggu. Ada kemungkinan bearing roda sudah rusak.

Ketika usia pakai mobil sudah mencapai lima tahun lebih tentunya penurunan kualitas komponen semakin menurun. Apalagi bearing roda berguna mendukung putaran poros roda. Karena itulah, kondisinya mesti optimal supaya dapat bermanuver dan mudah mengontrol kemudi. Terlebih lagi, mobil akan memunculkan getaran yang mengganggu.

Oleh karena itu, pengemudi harus lebih peka terhadap tanda-tanda kerusakan bearing roda mobil. Dikutip dari berbagai sumber. Ketika muncul suara berisik,terus-menerus dan mengganggu. Segeralah lakukan pengecekan lanjutan

Cara Memeriksa Kerusakan

Cobalah mengendarai mobil di permukaan jalan yang berbeda. Kalau suara berisik tetap konstan, maka berarti ada masalah di bearing roda. Namun, jika suaranya berubah-ubah, bisa jadi itu adalah suara yang muncul dari ban.

Dengarkan pula suara saat mobil sedang berbelok. Akan ada suara berisik kalau bearing roda rusak. Misalnya ketika belok kanan bakal ada suara mengganggu dari roda kiri depan. Itu menandakan bearing roda kiri rusak. Suara yang muncul merupakan akibat dari beban yang ditahan bearing roda kiri lebih besar saat mobil berbelok ke kanan.

Foto: Freepik

Anda dapat juga sedikit menaikkan tekanan ban. Jika suaranya berubah, maka bearing roda mobil dalam kondisi baik. Namun, jika tetap saja muncul suara mengganggu, berarti ada kerusakan di bearing roda.

Jika bearing roda memang sudah rusak, disarankan untuk segera mengganti dengan yang baru. Ini penting sebagai antisipasi. Daripada mobil tidak bisa diajak bermanuver dengan baik ketika dipakai dalam perjalanan, nanti lebih merepotkan.

Antisipasi Kerusakan

Sama seperti komponen kendaraan lain, bearing roda mobil memang bisa rusak. Namun, agar lebih awet, ada sejumlah hal yang dapat dilakukan.

Pertama, hindari lubang saat sedang berkendara. Jangan pula melintasi permukaan jalan tidak rata dengan kecepatan tinggi. Kalau nekat melakukannya, bearing roda akan menerima beban kejut yang tinggi. Jika terus-menerus terjadi, lama-kelamaan bearing roda akan rusak.

Lalu, hindari juga melewati genangan air yang tinggi. Bearing roda bisa ikut terendam. Kalau itu dialami, potensi muncul karat sangat besar. Hal itu akhirnya bisa merusak bearing roda. Oleh karenanya, jangan biarkan air merendam bagian mobil hingga setinggi poros tengah ban.

Pastikan membawa beban sesuai kapasitas kendaraan. Jangan sampai kelebihan beban karena pada akhirnya akan memicu kerusakan bearing roda.

- Advertisement -