NMAA News – Pabrikan BMW mulai mengambil sikap terhadap perubahan besar di masa depan. Memasuki era mobil listrik yang mulai digemari, tentunya akan menggantikan teknologi mesin konvensional secara perlahan. Langkah ini juga dipercepat pemberlakuan aturan emisi ketat di sejumlah negara Eropa.
Tapi, bagi perusahaan asal Jerman ini, mesin konvensional masih terus berkiprah di jajaran lini produknya. Karena itu, BMW saat ini tengah menciptakan mesin baru yang mengalami peningkatan signifikan dari seri mesin B58. Kabarnya, dapur pacu ini akan dibenamkan di sederet mobil Performance Sub-B.
Baca juga: BMW Klaim Mesin 6 Silinder dan V8 Akan Bertahan Hingga 2030
Di atas kertas, mesin baru ini memiliki kode nomenklatur M58B30M2. Kelebihan lain yang dihadirkan BMW, mesin ini diklaim memiliki performa lebih baik dari mesin 6 silinder segaris berkapasitas 3.000 cc turbocharged pada 2015 lalu. Dapur pacu B58 ini dikabarkan sanggup merilis tenaga hingga 370 HP. Ketangguhan mesin di atas mesin dyno diprediksi mencapai 335 HP.
Di sisi lain, usaha para insinyur BMW dalam menemukan cara untuk lebih mengoptimalkan proses pembakaran di mesin 6 silinder ini akan dikonsep supaya dapat mematuhi standar Euro 7. Terlebih mesin V8 BMW dipastikan akan tetap efisien hingga 2030 mendatang.
Selain itu, pabrikan sedang menyiapkan mesin bertenaga 400 HP dengan peningkatan pada manajemen termal lebih baik, tarikan responsif dan efisien. Komponen penunjang tenaga juga dihadirkan dari peningkatan pada komponen turbocharger dan intake manifold.


