NMAA News – Terkait maraknya pemasangan roof box sebagai bagasi tambahan di kendaraan yang dipakai untuk mendukung perjalanan mudik lebaran, perlu diperhatikan beberapa hal teknis dan spesifikasi yang tidak hanya untuk kenyamanan, tapi juga keamanan bagi diri sendiri dan orang lain saat di jalan raya.
Pemasangan roox box di atap mobil sendiri sempat memicu perbincangan di jagad maya beberapa waktu lalu, lantaran ada yang menilai pemasangan roof box itu melanggar rancangan teknis kendaraan dan menyalahi peruntukannya.
Pertambahan bobot kendaraan keseluruhan sebagai efek pemasangan roof box dianggap mempengaruhi daya angkut dan stabilitas kendaraan karena bobot yang bertambah dan terfokus di bagian atas kendaraan.
Di sisi lain, pemasangan roof box memang membuat ruang kabin lebih lega. Berkat sebagian barang bawaan bisa dipindah ke dalam roof box dan ruang bagasi pun menjadi lebih lapang. Tak hanya itu, meletakkan barang di roof box jauh lebih aman, ketimbang hanya mengikat barang pada roof rack di atap mobil.

Menurut Hans dari Hapro Roof Box Indonesia, pemakaian roof box pastinya disesuaikan dengan dimensi dan performa mobil yang akan dipasangi roof box. Aplikasi roof box menurutnya memang lebih cocok disematkan pada kendaraan jenis MPV, SUV, dan juga Station Wagon.
“Biasanya pada kendaraan jenis ini, konstruksi tulangan pilar atap dari pabrikannya kebanyakan memang sudah diperkuat untuk membawa beban tambahan. Terbukti, mereka sudah menyiapkan roof rail yang bisa dipasangi cross bar sebagai tatakan roof box. Jadi cukup dipasangi cross bar dengan kaki yang kuat untuk membopong roof box,” jelas Hans.
Sedangkan bagi kendaraan MPV atau SUV atau jenis lainnya yang belum disematkan roof rail, si kendaraan harus dipasangi cross bar model jepit yang dikaitkan pada frame pintu atau tulangan atap kendaraan dengan model jepit. “Pemasangan cross bar ini pun harus presisi dan akurat. Harus matang perhitungan bobot total roofbox nantinya,” imbuh Ryan, Product Specialist Hapro Roof Box Indonesia.
Guna memenuhi kebutuhan roof box untuk kebutuhan traveling, Hapro Roof Box Indonesia menawarkan dua tipe roof box yang praktis, yakni Hapro Roady 350 dan Roady 450. “Tiga angka di belakang tipenya menunjukkan kapasitas roof box dalam liter, jadi 350 liter dan 450 liter,” jelas Ryan.

Hapro Roady merupakan tipe roof box entry-level untuk perjalanan tanpa beban dan aman dengan ruang yang cukup untuk semua bagasi ekstra. Hapro Roady terbuat dari bahan ABS/ASA yang kokoh, tahan sinar UV, dan tahan benturan.
Selain itu Hapro Roady memiliki komposisi bukaan antara bagian atas dan bawah yang proporsional dan akurat dalam pengemasannya. Fitur ini tidak hanya menghemat ruang penyimpanan, tapi juga memastikan pengurangan emisi CO2 karena minimnya tahanan angin yang bisa membuat boros BBM.
Selain itu, Hapro Roady merupakan produk ramah lingkungan, lantaran komponen tutup dan bagian bodi bawahnya terbuat dari bahan daur ulang. Sehingga memasang Hapro berarti Anda turut berinvestasi dalam menciptakan kenyamanan, keamanan, dan lingkungan.
Berikut tips singkat memasang roof box supaya aman dan nyaman ketika mengemudi di jalan.
1. Utamakan Memiliki Mobil yang Dilengkapi Roof Rail
Roof box tidak bisa diletakkan begitu saja di atap mobil karena dapat merusak serta tidak memiliki pegangan kuat. Untuk itu dibutuhkan roof rail berupa rel membujur dari depan hingga belakang atap sebagai tempat memasang cross bar, dan tempat meletakkan roof box. MPV dan SUV biasanya sudah memiliki roof rail dengan perhitungan teknis matang agar dapat dipasang cross bar dan roof box di atasnya dengan mudah dan aman.

2. Pasang Cross Bar sebagai Dudukan Roof Box
Cross bar merupakan struktur alas dudukan roof box. Pilih jenis cross bar kokoh dan memiliki dudukan yang kuat serta mudah dibongkar-pasang. Termasuk sanggup menopang roof box di atasnya serta ukurannya tidak melewati lebar bodi mobil karena mengganggu secara estetika dan safety.
3. Pilih Roof Box Sesuai Kebutuhan
Sebagai tempat menyimpan barang, pilih roof box sesuai kebutuhan dengan kapasitas memadai, tapi tidak terlalu besar karena dapat mempengaruhi aerodinamika dan titik keseimbangan mobil. Pilih material roof box yang berkualitas tapi tidak terlalu berat seperti yang diusung Hapro Roof Box untuk menjaga bobot total mobil, apalagi kalau mobil juga diisi penuh penumpang.
Pelajari cara memasang cross bar dan mekanisme penguncian tutupnya yang benar agar aman di jalan. Pelajari posisi peletakannya yang pas di atap mobil untuk menjaga keseimbangan kendaraan dan tidak melewati dimensi mobil untuk menjaga safety dan estetika.
Supaya aman, pilih roof box bermerek seperti Hapro Roof Box yang telah memiliki sertifikat keamanan dan dijual diler resmi. “Hapro Roof Box juga memiliki desain yang aerodinamis dan selaras dengan estetika kendaraan secara tampilan keseluruhan,” imbuh Hans.

4. Perhitungkan Daya Angkut Maksimal Kendaraan
Setiap kendaraan memiliki daya angkut maksimal untuk menjaga supaya kinerja mobil tetap terjaga optimal di jalan. Karena bukan merupakan komponen kendaraan, cross bar dan roof box harus dikategorikan sebagai barang bawaan.
Kurangi daya angkut maksimal dengan berat cross bar dan roof box untuk mendapatkan daya angkut maksimal baru sebagai acuan dalam membawa penumpang dan barang, termasuk barang yang akan dimasukkan ke dalam roof box.
5. Perhatikan Gaya Mengemudi di Jalan
Keberadaan roof box akan mengubah aerodinamika dan center of gravity serta menambah berat keseluruhan mobil. Biasanya mobil akan terasa lebih berat, limbung, dan sulit dikendalikan lantaran perubahan ketiga aspek tersebut.
Lakukan adaptasi saat mulai berjalan, pastikan selalu berkendara secara halus dan tenang serta tidak agresif, apalagi jarak pengereman juga akan bertambah jauh. Ingatlah selalu bahwa di atap mobil ada tambahan roof box yang mewajibkan memperhatikan gaya mengemudi.
6. Hati-hati Portal Gerbang Tol Otomatis
Ukur tinggi maksimal mobil setelah dipasang roof box. Pastikan aman dan dapat melewati portal gerbang tol otomatis (GTO) khusus mobil penumpang. Jika tidak bisa, artinya wajib melalui GTO tanpa portal.
Termasuk pula ketika melewati portal yang ada di kawasan wisata dan perumahan. Sebagai pengingat, pengemudi dapat memasang stiker atau peringatan bahwa mobil membawa roof box yang bisa diletakkan di area kokpit pengemudi.
Bagi yang ingin melengkapi kendaraannya dengan aplikasi bagasi tambahan atau roof box Hapro, bisa sambangi dan kirim Direct Message (DM) ke akun Instagram @haproroofbox.id, atau nomor hotline Hapro Roof Box Indonesia di 0813 1803 9938.

