NMAA News – Youtuber sekaligus Reviewer mobil Mas Wahid baru saja ditunjuk memilih basis mobil Supergiveaway On The Spot di gelaran OLX Autos Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX 2022) belum lama ini.
Dari pengamatannya tentang tren kendaraan di Indonesia, Mas Wahid memantapkan pilihannya pada sebuah Sport Utility Vehicle (SUV) Subaru Forester generasi dua tahun 2003. Mobil tersebut menurutnya cocok dengan tren kendaraan paling diminati saat ini.
Apalagi mendapat unit mobil bekas dalam kondisi yang terbilang proper. Setelah ditelisik lebih dalam, mobil berkelir warna hitam dalam unggahan video di kanal Youtube Mas Wahid akhirnya diuji langsung. Dan ditetapkan sebagai basis mobil Supergiveaway secara On The Spot di gelaran puncak OLX Autos IMX 2022 ‘The Indonesian Kalcer’ pada 1-2 Oktober 2022 di Hall A, Jakarta Convention Center (JCC).
Baca Juga: Subaru Forester Dipilih Mas Wahid jadi Supergiveaway On The Spot di OLX Autos IMX 2022
Mobil tersebut direncanakan bakal mendapat sentuhan impresif oleh para Influencer Otomotif Indonesia. Terdekat, Garasi Drift siap menampilkan fitment baru dari komposisi velg, ban, dan wide body minimalis. Kemudian Forester 2.5 L ini diuji coba oleh Profesional Drifter Emanuelle Amandio, dan beberapa tahap modifikasi hingga rampung.
Meski demikian, prediksi tampilannya belum terungkap pasti. Bisa saja akan diberi konsep modifikasi ALTO, Stance, OEM Look, atau Restomod. Sejumlah gaya modifikasi tersebut tentunya bakal menjadi sebuah bukti inovasi yang lahir dari tangan kreatif Anak Bangsa. Sebagai ilustrasi konsep modifikasinya, nmaa.co.id akan mengulas beberapa unit Forester modifikasi yang didapat dari sejumlah laman web berikut ini:
Subaru Forester Stance – Fitment Industries

Bisa dibilang dimensi tubuh Subaru Forester cenderung mengarah ke jenis bodi Crossover. Terlihat dari setelan suspensi bawaan, ground clearance tinggi, dimensi lebar, dan memiliki body styling tegas.
Tapi, dari penulusuran di laman web Fitment Industries Forester generasi kedua justru bisa dibuat gaya Stance.
Mengutamakan keserasian antara velg, ban, dan fender membuat posturnya bisa semakin merapat ke aspal. Tampilan sektor roda terlihat manis ketika velg dibuat masuk ke ruang fender atau bisa disebut Slammed. Untuk mewujudkan komposisi tersebut pemasangan air suspension besutan Air Lift jadi kunci utama supaya posturnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi jalan.
Kesan gagah dari Forester kemudian diperkuat dengan lekukan body line di sisi samping dan wide body natural melalui pelebaran ruang fendernya. Meski tidak diketahui rinci, modifikasi satu ini sukses membuat Forester terlihat eye catching.
Daily Commuter – Fitment Industries

Masih dari sumber serupa, akan tetapi Subaru Forester satu ini diberi penambahan part modifikasi supaya dapat dipakai mobilitas harian dan tetap manis dipandang. Warna bodi terlihat masih mengandalkan cat pabrikan, tapi tetap terlihat basah. Kemudian lampu depan tampaknya sudah dibuat lebih bening atau diganti dengan versi baru.
Bagian atapnya sudah menggendong roof rack yang ditopang oleh kedua buah crossbar. Sehingga membawa barang bawaan berlebih semakin mudah.
Lanjut ke sektor kaki-kaki, menurut penjelasan di laman web tersebut Forester berkelir biru ini memiliki tampilan meaty fitment pada sektor roda. Velg bawaanya sudah diganti dengan velg MST tipe MT 01 ukuran 18×8.5 dengan model palang 6 warna hitam.
Untuk menampilkan setelan meaty fitment, velg tersebut disandingkan dengan ban tapak lebar Falken Ziex Ze950 ukuran 225/45R18. Membuat tampilan empat ruang fender semakin gagah.
Subaru Forester Cross Sports XTi

Subaru Forester milik modifikator asal Amerika Serikat ini merupakan perpaduan dari dua referensi sebelumnya. Unggahan foto dan keterangan spesifikasi di laman web subaruforester.org cukup memberikan penjelasan detail dari perubahan masif yang dibesutnya.
Model berjenis Subaru Forester 2.5X tersebut ini memiliki tampang agresif dengan perpaduan gaya Street Racing dan ALTO.
Tampangnya sudah terlihat berubah drastis, tapi masih dikenal sebagai Forester. Sedikit terlihat ‘ramai’ tapi memang memiliki fungsi dari tiap pemasangan part aftermarket. Grill depan sudah beralih menggunakan JDM Forester Cross Sports dilengkapi kisi-kisi kecil di bawahnya.
Model bumper baru tersebut juga diambil dari JDM Forester Cross Sport dengan tambahan Crossfire lip, satu set lampu kabut dan dua buah lampu utama dari Forester STI sebagai ekstensi. Sedikit bergeser ke atas terdapat kap mesin Forester XT, dan lubang air scoop custom carbon fiber ukuran 4 inci untuk membantu sistem pendinginan mesin.

Beberapa part modifikasi berbahan Plasti Dip’d juga disematkan. Seperti eyelids, fender flare, hingga lower door trim. Menariknya warna kelir Sierra Gold atau the Honey Badger terlihat serasi dengan sejumlah part modifikasi dan balutan warapping stiker warna Matte Black.
Lanjut ke sektor roda, velg besutan MB Motorsport ukuran 17×7 inci dan offset 48 memberi nuansa sporty di bagian luar. Velg tersebut kemudian dibalut ban Dean Wintercat ukran 215/55R17.
Tetapi untuk keperluan Road Trip, komposisi velg roda berganti menggunakan velg Unique Wheel Series 83 ukuran 17×7 inci, PCD 5×100/115 dan et38 untuk dibalut ban Goodyear Eagle GT 225/50/17. Supaya offset velg presisi, terdapat tambahan Project Kics +20mm aluminum wheel spacers sebagai pegangan velg tersebut.
Tak kalah seru, ubahan mesin juga cukup menarik untuk disimak. Mesin EJ25 berkapasitas 2500 cc sudah mengalami peningkatan tenaga signifikan. Supaya mendongkrak performanya, mesin tersebut ditunjang dengan peranti Raptor V Supercharger kit. Peranti doping tenaga tersebut diikuti pemasangan beberpa pulley berbobot ringan.
Sistem pendinginan mesin dioptimalkan dari peranti AVO high flow bar and plate top mount intercooler, blow off Perrin PSP-INT-620RD, custom intake aluminum piping dan sejumlah penyempurnaan lainnya.

Sistem pengkabutan bahan bakar tentunya mengalami optimalisasi ulang. Terutama memasang Walbro GSS342 255Lph fuel pump, Beck Arnley fuel pressure regulator, hingga menyetel jalur bahan bakar semi-parallel fuel raid. Supaya takaran bensin tersalur sempurna, ECU bawaan berganti tugas dengan produk aftermarket Hitachi 2J.
Setelah itu, sistem gas buang ikut diganti. Alurnya dimulai dari Inferno Fabrications UEL 4 to 1 sebagai header knalpot, berlanjut ke Tsudo T-304 stainless 200 cell sebagai high flow cat, kemudian Tsudo T-304 stainless sebagai mid pipe, dan Tsudo N1 T-304 stainless axle back.
Peningkatan performa jantung pacu tersebut membuat sektor kaki-kaki kembali dibedah. Supaya lebih rigid per sokbreker diberi versi bawaan Suzuki Swift Sports, dan diperkuat oleh sturts KYB GR-2. Tak lupa, sektor pengereman depan sudah mengusung jenis BBK dari Rotora WRX big brake kit modified to fit some 13.4″ AEM Powerslot Rotors.
Modifikasi Subaru Forester mana yang menurut kalian cocok di unit Mobil Supergiveaway On the Spot di gelaran OLX Autos IMX 2022 nanti? Dapatkan Presale Ticket terbatas tahap pertama melalui www.imx.events

