Beredar Rumor All New Mazda 2 Gendong Mesin Rotary, Mungkinkah Terjadi?

0
Foto: Bestcar Web Japan
- Advertisement -

NMAA News Flash – Perusahaan Mazda membentuk divisi khusus dalam pengembangan mesin rotary sebagai kelanjutan mesin ikonik perusahaan di masa depan.

Menurut kabar terakhir, mesin rotary akan menjadi range extender atau penyuplai daya untuk motor listrik hybrid (Plug in Hybrid) di sejumlah mobil Mazda.

Seiring pemberitaan yang tersiar, muncul kabar jika All New Mazda 2 di Jepang akan mengusung mesin rotary pada peluncuran perdananya di musim gugur 2024 ini.

Rumor tersebut lebih awal muncul dari laman media asal Jepang, Bestcar Web terhadap mobil sub-kompak yang turut menyumbang penjualan Mazda di sejumlah negara.

Terlebih lagi, dalam sebuah unggahan render visual Mazda 2 terbaru, ada sejumlah perombakan menjadikan tampilannya lebih futuristik.

Foto: Bestcar Web Japan

Mazda 2 tidak lagi menampilkan siluet tegas, tetapi justru cenderung lebih membulat di beberapa bagian. Desain lampu ikut berubah dengan wujud membulat senada karakter bodi menyerupai Cosmo Sport.

Sejalan dengan munculnya Mazda6 RWD berbekal mesin hybrid 2,5 liter, Mazda rupanya membagi fokus pengembangan pada model crossover dan pasar entry level.

Tetapi, apakah benar bakal secepat itu Mazda 2 mendapat opsi mesin bakar rotary berpadu motor penggerak listrik sebagai jantung pacu baru?

Melirik pada spesifikasi di pasar Amerika Utara, Mazda 2 mendapat opsi mesin 1,5 liter dengan tenaga 100 HP pada 2010. Sayangnya, pabrikan memutuskan diskontinyu lebih awal 5 tahun kemudian.

Mazda 2 yang menyelinap masuk ke tubuh Toyota Yaris di pasar Amerika Utara masih kalah saing dengan Ford Fiesta.

Oleh karena itu, muncul spekulasi bahwa dengan suntikan powertrain baru, Mazda berupaya menggaet pasar Amerika dan Eropa.

Pabrikan bakal memilih platform hatchback generasi ke-3 sebagai dasar pembuatan Mazda 2 selanjutnya tetapi dengan sejumlah peningkatan termasuk struktur sasis dan rigiditas kaki-kaki.

Gebrakan Besar Mazda

Menyiasati ketatnya regulasi emisi kendaraan di Eropa, Mazda berencana menghadirkan sistem kontrol G-Vectoring canggih yang menjanjikan pengendalian lebih dinamis.

Langkah ini sejalan dengan filosofi kendaraan Mazdan Jinba-Ittai yang memberikan sentuhan lebih personal antara pengendara dan mobilnya.

Untuk model hybrid bermesin rotary, Mazda sudah lebih dulu mengenalkan MX-30 R-EV  lewat teknologi PHEV bernama e-Skyactiv R-EV.

Berdasarkan pengujian, limpahan daya mesin rotary tunggal sanggup merilis tenaga 75 HP untuk menyalurkan daya ke motor listrik bertenaga 170 HP.

Tenaga gabungan ini lalu ‘sebanding’ dengan jarak tempuh mode EV sampai sekitar 85 Km.

Karena itu, sedikit lebih realistis jika Mazda 2 MY2025 sebetulnya mengusung mesin konvensional biasa dengan pertimbangan tingginya biaya produksi.

Menurut prediksi, Mazda 2 mendapat opsi mesin baru 1,5 liter berteknologi Skyactiv

- Advertisement -