NMAA News Flash – Tren konversi kendaraan di Inggris saat ini makin berkembang. Ketatnya aturan emisi di Eropa mempengaruhi transisi dari kendaraan bermesin konvensional menjadi penggerak listrik oleh sejumlah builder modifikasi.
Misalnya, ECD Automotive dengan kreasi berupa proyek konversi Jaguar E-Type dan Aston Martin DB5. Dua model tersebut tampaknya bakal mendapat banyak rekanan bengkel baru dari Derbyshire, Inggris.
Bengkel konversi dan restorasi Lynx Motors, mengikuti jejak ECD Automotive dengan menciptakan convert-car berbekal jantung listrik.
Melalui unggahan di laman media sosial dan website terbaru, Ford GT1 dan DeLorean DMC-12 ditunjuk jadi masterpiece awal mereka.

Lynx Motors yang masih berbentuk startup menampilkan wujud baru Ford GT1 bernama Ford GT1e dan DeLorean DMC-12 menjadi DMC EV.
Membangkitkan dua model tersebut berbekal jantung pacu alternatif tetap menjaga sejumlah aspek orisinalitasnya. Termasuk kenyamanan ruang kabin, sensasi berkendara, dan sejumlah fitur terkini.
GT1e memproyeksikan dirinya sebagai mobil balap di ajang FIA GT1 yang mengusung sasis Ford GT 2005. Tenaganya kini mengandalkan empat buah motor listrik dengan output tenaga sampai 2.400 HP.

Kemampuan akselerasinya dari diam sampai 100 kpj hanya memerlukan 1,5 detik dengan capaian angka top speed 500 kpj.
Motor listrik GT1e bakal menerima suplai daya listrik oleh baterai Amprius.
Dengan kapasitas 100kWh yang bisa menjangkau daya jelajah 400 km dalam sekali pengisian daya.

Perombakan masif di tubuh GT1e menampilkan sejumlah tampilan menarik sebagai mobil balap versi jalan raya.
Ikon Budaya Pop 80’an
Beralih ke DMC-EV, para teknisi Lynx Motors menuangkan interpretasi dari kendaraan asli DMC 12 dengan tambahan ekstensi bodi, perombakan di bagian fascia depan, dan ubahan desain belakang.
DMC-EV juga masih mengusung pintu gullwing sebagai karakter utamanya.

Meski masih rahasia, motor penggerak listrik akan kompatibel dengan penggerak semua roda (all-while-drive) untuk membidik akselerasi dari diam sampai 100 kpj hanya 4 detik.

Sumber daya motor listrik akan menghadirkan paket baterai CATL 70 kWh dengan kemampuan jarak tempuh 500 km dalam sekali pengisian.

